Archives Juli 2026

Breaking news kabar seputar tegal jawa tengah pemerhati lingkungan bravo mawar hijau & komunitas budaya semedo ingatkan jaz merah situs semedo

KABAR SEPUTAR SITUS SEMEDO BERITA NASIONA BRAVO MAWAR HIJ@U

*Silaturahmi Trah Semedo di Kedung Banteng: Menyatukan Jejak Leluhur untuk Masa Depan Wisata Budaya dan Lingkungan*

Pertemuan silaturohmi Komunitas Budaya Semedo dan Pemerhati Lingkungan Bravo Mawar Hijau jadi momentum menghidupkan nilai sejarah, budaya, dan kelestarian alam

*Semedo, selasa 28 julli 2026 – Di tengah perjalanan waktu yang mempertemukan para cucu, buyut, hingga garis alam yang mempertemukan, Situs Semedo di Kedung Banteng kembali menjadi titik temu. Bukan sekadar pertemuan keluarga besar trah, tetapi juga langkah menyambung tali silaturahmi dan menyatukan visi untuk menjadikan Semedo sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan lingkungan.

Komunitas Budaya Semedo berkumpul bersama para pemerhati lingkungan dari *Bravo Mawar Hijau*. Pertemuan ini menjadi momentum sejarah untuk menggugah kesadaran bersama: menjaga warisan sesepuh dan leluhur tidak bisa dipisahkan dari menjaga alam.

“Kami datang bukan hanya untuk mengenang. Kami datang untuk menyambung. Menyambung sejarah, menyambung budaya, dan menyambung tanggung jawab kami pada alam dan anak cucu,” ujar eyang sis

Dalam diskusi yang berlangsung, dua isu utama mengemuka:
1. *Pelestarian Budaya*: Menjaga peninggalan leluhur, nilai-nilai adat, dan “jejak merah” sejarah Semedo agar tidak tergerus zaman.
2. *Pelestarian Lingkungan*: Menguatkan peran masyarakat dalam merawat kawasan situs agar tetap lestari dan menjadi daya tarik wisata yang bertanggung jawab.

Pemerhati lingkungan dari *Bravo Mawar Hijau* menegaskan bahwa wisata hanya akan bertahan jika alamnya dijaga. “Semedo punya cerita besar. Kalau budayanya hidup dan lingkungannya sehat, maka ini bisa jadi contoh destinasi yang mengedukasi, bukan merusak,” katanya.

Pertemuan ini juga menjadi seruan kepada pemerintah daerah dan pusat agar lebih peduli. Komunitas berharap ada konsep pengelolaan yang jelas, melibatkan masyarakat adat dan komunitas, serta berpihak pada pelestarian, bukan eksploitasi.

“Jangan sampai kita sekali-kali melupakan sejarah. Dari sejarah inilah kita tahu jati diri. Dari alam inilah kita hidup,” tutup perwakilan peserta.

Dengan semangat *Indonesia Lestari*, para peserta sepakat menjadikan pertemuan ini sebagai langkah awal sinergi jangka panjang: antara trah, komunitas budaya, pegiat lingkungan, dan pemerintah untuk membangun Semedo Kedung Banteng sebagai destinasi wisata yang bermartabat.

*Tentang Situs Semedo Kedung Banteng*
Situs Semedo adalah kawasan cagar budaya yang menyimpan jejak peradaban manusia purba dan nilai-nilai leluhur masyarakat sekitar. Kini, situs ini terus diupayakan menjadi ruang edukasi, wisata budaya, dan konservasi lingkungan.

*Narahubung:*
Mr xx ( mawar hijau news )082317723478

Breaking news kabar pulo kodok pemerhati lingkungan bravo mawar hijau Desak pelaksanaan janji pemkot kota tegal

Breaking news kabar seputar pulo kodok pemerhati lingkungan desak pemerintah kota tegal desak pelaksanaan janji pemerintah kota tegal senen 27 juli 2026

Janji Pemkot Tegal Mandek, Pemerhati Lingkungan hidup bravo mawar hijau dan Pokdarwis Pulo Kodok Desak Realisasi Segera*

*TEGAL* – Aspirasi masyarakat pesisir Pantai Pulo Kodok, Kota Tegal, kembali mengemuka. Setelah serangkaian audiensi dan kunjungan kerja dari Pemerintah Kota Tegal, BRAVO MAWAR HIJAU bersama Pokdarwis Pulo Kodok dan jaringan Pemerhati Lingkungan Hidup menilai janji perbaikan belum menunjukkan tindak lanjut nyata di lapangan.

Dalam audiensi terbaru, para pegiat lingkungan menyoroti lambannya respon Pemkot terhadap kerusakan infrastruktur utama, khususnya jalan akses menuju Pantai Pulo Kodok. Padahal, kesepakatan antara Pemerintah Kota Tegal dan Pokdarwis Pulo Kodok sudah terbangun sejak kunker sebelumnya.

“Kami sudah audiensi, sudah ada kesepakatan. Kunker juga sudah. Yang kami tanya sekarang: kapan realisasinya? Masyarakat butuh kepastian, bukan hanya janji,” ujar perwakilan BRAVO MAWAR HIJAU, Senin (27/7/2026).

Kerusakan jalan dinilai menghambat akses wisatawan sekaligus mengganggu aktivitas ekonomi warga pesisir. Padahal Pantai Pulo Kodok diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan yang dikelola secara partisipatif oleh Pokdarwis dan komunitas lingkungan.

Pihak BRAVO MAWAR HIJAU dan Pokdarwis Pulo Kodok mendorong Pemkot Tegal segera bersinergi untuk mengeksekusi program yang sudah disepakati. Mereka menegaskan komitmennya sebagai pengayom hayati sesuai AD/ART Pengayom Hayati Hijau Indonesia untuk terus mengawal aspirasi masyarakat.

“Kami tidak anti pemerintah. Kami mitra. Tapi kemitraan harus ditunjukkan dengan aksi. Maju terus, perjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian jadwal pelaksanaan dari Pemkot Tegal terkait perbaikan infrastruktur di kawasan Pantai Pulo Kodok.

*Tentang BRAVO MAWAR HIJAU*
BRAVO MAWAR HIJAU adalah komunitas pemerhati lingkungan hidup yang fokus pada pelestarian pesisir, pemberdayaan Pokdarwis, dan pengawalan kebijakan publik berbasis kelestarian alam di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.

*Narahubung:*
[Mr xxx & No. HP 082317723478 Koordinator BRAVO MAWAR HIJAU / Pokdarwis Pulo Kodok]

Breaking news kabar seputar situs semedo sinergi mawar hijau ,Bpdas UPS Bina desa sakti dan komunitas sosial budaya semedo perihal kepedulian lingkungan

BREAKING NEWS KABAR TEGAL -JAWA TENGAH

Bravo Mawar Hijau” Galang Sinergi di Tegal: Tanam Cemara, Hidupkan Pasar Langgeng, Jaga Situs Semedo*

*TEGAL, Jawa Tengah – 25 Juli 2026*
Kepedulian terhadap lingkungan, budaya, dan keberlanjutan ekonomi warga kembali digelorakan di Kabupaten Tegal. Melalui gerakan *”Bravo Mawar Hijau – Pengayom Hayati Hijau Indonesia”*, berbagai elemen masyarakat bersinergi menggelar aksi nyata yang memadukan pelestarian alam, penguatan budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Kegiatan ini digagas bersama oleh *BPDAS Provinsi Jawa Tengah*, *Komunitas Budaya Semedo*, *Universitas Panca Sakti Tegal – Bina Desa Sakti*, dan para *pemerhati lingkungan* di wilayah Tegal.

*Tujuan: Membangun Kesadaran Kolektif yang Berkelanjutan*
Inti dari gerakan ini adalah menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai penyangga kehidupan. Tidak berhenti di satu aksi, kegiatan ini dirancang *berkelanjutan* dengan fokus pada 3 pilar:

1. *Lingkungan*: Penanaman pohon cemara sebagai simbol keteguhan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan. Pohon cemara dipilih karena filosofinya: kokoh, menjulang, dan mampu menjadi penopang ekosistem.
2. *Budaya*: Menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal melalui *Komunitas Budaya Semedo*. Kawasan Situs Semedo dan lingkungannya akan dijaga bersama sebagai ruang edukasi budaya dan ekologi.
3. *Ekonomi Warga*: Menggerakkan kembali *Pasar Langgeng* sebagai pusat interaksi sosial dan ekonomi masyarakat, agar semangat pelestarian juga berdampak langsung pada kesejahteraan.

Sinergi dengan Pemerintah*
Gerakan ini menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan *Pemerintah Kabupaten Tegal*. Kolaborasi penta-helix antara pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan media diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian lingkungan bisa dijalankan secara terstruktur dan berdampak luas.

“Bravo Mawar Hijau hadir bukan hanya sebagai simbol. Kami ingin menjadi pengayom hayati hijau Indonesia, dimulai dari Tegal. Menanam satu pohon cemara hari ini adalah investasi keteguhan untuk anak cucu kita esok,” ujar perwakilan koalisi kegiatan.

#### *Mengapa Semedo?*
Situs Semedo dipilih karena memiliki nilai sejarah, budaya, dan ekologi yang strategis. Dengan menjaganya, kita tidak hanya merawat situs, tetapi juga merawat identitas dan daya dukung lingkungan di sekitarnya.

Kegiatan penanaman pohon cemara dan penguatan Pasar Langgeng ini menjadi langkah awal dari rangkaian program berkelanjutan yang akan terus dikawal oleh seluruh pihak yang terlibat.

*Tentang Bravo Mawar Hijau*
Bravo Mawar Hijau adalah gerakan kepedulian lingkungan dan budaya yang mengusung semangat “Pengayom Hayati Hijau Indonesia”. Fokusnya pada aksi nyata pelestarian alam, penguatan komunitas budaya, dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan di tingkat desa.

*Narahubung Media:*
[Mawar hijau news& kontak 082317723478]

Breaking news kabar kota tegal pemerhati lingkungan hidup &peresmian taman baca masyarakat mawar hijau kota tegal

Breaking news kabar kota tegal pemerhati lingkungan
*AKTIVIS LINGKUNGAN MAWAR HIJAU*

*Peresmian Taman Baca Masyarakat “Mawar Hijau” Digelar di Tegal Timur*
_Gerakan Literasi Warga untuk Mencerdaskan Bangsa_

*Tegal, 23 Juli 2026* – Aktivis Lingkungan Mawar Hijau akan meresmikan *Taman Baca Masyarakat “Mawar Hijau”* pada Senin, 27 Juli 2026 di Mushola Al-Hidayah, RT 08/RW 01, Kelurahan Mangkukusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan warga untuk menumbuhkan minat baca dan menciptakan ruang belajar gratis bagi masyarakat. Mengusung tagline _”Satu Buku Sejuta Ilmu Seribu Impian”_ dan _”Mencerdaskan Bangsa”_, TBM Mawar Hijau hadir sebagai pusat literasi yang ramah anak dan keluarga.

Acara peresmian akan dihadiri oleh Bapak Camat Tegal Timur dan unsur masyarakat setempat. Selain seremoni peresmian, rangkaian acara juga meliputi:
1. *Bhakti Sosial*: Pembagian sembako untuk warga
2. *Santunan Lansia*: Bentuk kepedulian kepada warga lanjut usia

“Kami percaya membaca adalah jendela dunia. Lewat TBM ini kami ingin membangun budaya baca dari lingkungan terkecil agar lahir generasi yang cerdas dan berdaya,” ujar perwakilan Aktivis Lingkungan Mawar Hijau.

Untuk informasi lebih lanjut:
*Kontak*: 0895-3843-15544
*IG*: @mawarhijau_aktivis | *FB*: Mawar Hijau salam indonesia lestari

Breaking news seputar kabar jalur pantura tegal purwokerto sebelum terminal Dk salam Kuliner sate hj suparmin yg sudah ternama

 

BREAKING NEWS KABAR KABUPATEN TEGAL SATE KHAS TEGAL JADI IDAMAN PENGUNJUNG JADI SOROTAN YG MANTAP KULINERNYA DAN PENERUSNYA

SATE IBU HJ SUPARMIN JADI TITIK SINGGAH WAJIB DI JALUR TEGAL – PURWOKERTO*
_Kuliner Legendaris Khas Tegal Temani Perjalanan Warga Lokal Hingga Wisatawan ke Guci_

*TEGAL* — Bagi para pelintas jalur selatan Jawa Tengah, nama Sate Ibu Hj Suparmin sudah tak asing lagi. Berlokasi di Jl. Raya Tegal – Purwokerto, tepat di sebelah timur Terminal Dukuh Salam, warung sate ini telah menjadi persinggahan favorit warga dalam kota maupun luar kota selama bertahun-tahun.

Dengan cita rasa khas Tegal, sate di sini dikenal empuk, gurih, dan punya sentuhan manis yang khas. Bumbu kacang yang kental berpadu dengan aroma arang bakar membuat setiap tusuk sate terasa “rumahan” tapi berkelas.

“Ini bukan sekadar warung sate. Ini bagian dari cerita perjalanan orang Tegal. Banyak sopir, pedagang, sampai keluarga yang mudik ke Purwokerto selalu mampir di sini dulu,” ujar salah satu pelanggan setia.

Letaknya yang strategis membuat Sate Ibu Hj Suparmin jadi pilihan tepat untuk dua arus besar:
1. *Arus ke Purwokerto* — cocok untuk sarapan atau makan siang sebelum lanjut perjalanan
2. *Arus wisata Guci* — banyak wisatawan yang sengaja mampir untuk mencicipi kuliner khas sebelum menikmati sejuknya kawasan wisata Guci

Dengan pengalaman puluhan tahun menjaga kualitas rasa, warung ini membuktikan bahwa kuliner tradisional masih punya tempat kuat di hati masyarakat. Di tengah gempuran kuliner modern, Sate Ibu Hj Suparmin tetap lestari sebagai duta rasa Tegal.

Bagi Anda yang melintas, jangan lewatkan kesempatan mampir. Karena perjalanan enak selalu dimulai dari perut yang kenyang.

*Salam Lestari Pecinta Kuliner*

 

Breaking news kabar seputar desa paketiban kec pangkah tegal jateng kecerobohan sang bidan desa mengakibatkan pasien patal meninggal dunia

Breaking news kabar desa paketiban kecamatan pangkah kab tegal Senen 20 juli 2026 tentang delik aduan warga masyarakat desa paketiban inisial (Nisa)permohonan delik aduan ke team mawar hijau tentang pengobatan anak beliau yg mengakibatkan kematian dan
*Diduga Melampaui Kewenangan, Bidan Desa di Pangkah Tegal Disorot Tim Mawar Hijau*tentang kejadian di bulan mei tanggal 4- 2026* – Tim Investigasi Mawar Hijau menerima aduan masyarakat Desa Paketiban, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal terkait dugaan kelalaian tenaga bidan desa tenaga kesehatan yang berujung pada meninggalnya seorang anak umur 1 bulan

Menurut keterangan pelapor *Siti Arisatun Nisa*, warga Paketiban RT 01 RW 01, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, peristiwa tersebut terjadi pada *Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 WIB*. pelapor ats nama nisa rencana mau di bawa ke dr anak bambang tapi di cegah sama bidan tersebut pada intinya suruh berobat ke bidan saja ,dgn bujuk rayu akhirnya ibu korban mau berobat pada akhirnya sempat mendapatkan perawatan dan tindakan penyuntikan dari *Bidan Desa Erma* yang membuka praktik di wilayah Paketiban dan adanya penanganan tersebut tapi pada akhirnya menimbulkan ,sakit tambah parah ,biru biru di tubuhnya

“Pihak keluarga merasa dirugikan dan mengadukan hal ini kepada kami team mawar hijau pemerhati lingkungan Setiap aduan masyarakat terkait pelayanan kesehatan dasar wajib kami tindaklanjuti,” ujar perwakilan Tim Investigasi Mawar Hijau.

*Dasar Hukum Aduan*
Sebagaimana diatur dalam *Permenkes No. 1464/Menkes/Per/X/2010 jo Permenkes No. 28 Tahun 2017 tentang Izin Praktik Bidan*, kewenangan bidan dalam pemberian obat dan tindakan harus sesuai standar, pedoman, dan protokol yang ditetapkan Menteri Kesehatan.

Tindakan penyuntikan obat tertentu bukan merupakan kewenangan penuh bidan, kecuali sesuai indikasi dan protokol. Sementara *UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan Pasal 234 ayat 1* menegaskan bahwa tindakan kedokteran hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi sebagaimana *Pasal 440 UU Kesehatan*, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000.

Langkah Klarifikasi Tim Mawar Hijau*
Dalam waktu dekat, Tim Investigasi Mawar Hijau akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi. Poin yang akan dicek meliputi:

1. *Legalitas Praktik*: Surat Izin Praktik Bidan/SIPB dan Surat Tanda Registrasi/STR Bidan Erma
2. *Jenis Obat dan Tindakan*: Jenis obat yang disuntikkan, apakah termasuk kewenangan bidan atau wajib atas resep/indikasi dokter
3. *Kronologi Kejadian*: Berdasarkan keterangan saksi, keluarga, dan rekam medis
4. *Standar Pelayanan*: Kesesuaian SOP pelayanan dengan peraturan yang berlaku
5. *Koordinasi Lintas Sektor*: Dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, IBI Cabang Tegal, Puskesmas Pangkah, dan Aparat Penegak Hukum

“Kami mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Tujuan klarifikasi ini untuk mencari kebenaran materiil. Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran kewenangan atau unsur kelalaian, maka akan kami teruskan kepada pihak berwenang sesuai hukum yang berlaku,” tegas Tim Mawar Hijau.

Tim Mawar Hijau juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan mempercayakan proses penanganan kepada pihak yang berkompeten.

*TUNTUTAN TIM MAWAR HIJAU:*
1. Dinkes Kabupaten Tegal segera melakukan audit terhadap praktik kebidanan di Desa Paketiban
2. Bila terbukti melanggar, dilakukan pembekuan sementara SIPB sampai proses hukum selesai
3. Ada kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban

*Untuk konfirmasi dan informasi lebih lanjut:*
*Tim Investigasi Mawar Hijau*
Narahubung: [MR XXX & No. Hp 082317723478]
Salam indonesia lestari mawar hijau peduli masyarakat

Breaking news kabar kab brebes tentang keluhan warga desa siandong kec larangan kab brebes& Dan tanyakan hal setoran pajaknya

Breaking news kabar kab brebes pemerhati lingkungan hidup phhi bravo mawar hijau dgn adanya
Warga Desa Siandong Brebes Adukan Jalan Rusak & Dugaan Kejanggalan Pajak PBB
*Tim Bravo Mawar Hijau DPD Kab. Brebes Turun Investigasi Lapangan*

*BREBES* – Keluhan warga Desa Siandong, Kecamatan larangan , Kabupaten Brebes terkait infrastruktur jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki berbuntut pada aduan masyarakat. Tim Investigasi Bravo Mawar Hijau DPD Kabupaten Brebes turun langsung ke lapangan untuk melakukan klarifikasi.

Dalam kegiatan investigasi pada pekan ini, tim menemukan kejanggalan administrasi perpajakan. Berdasarkan dokumen Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan – PBB P2 Tahun 2025 yang diperoleh di lapangan atas nama warga Desa Siandong, tercatat tunggakan PBB dari tahun 2019 hingga 2025 dengan status `BELUM LUNAS`.

“Di lapangan kami menemukan SPPT masih menunggak. Padahal menurut keterangan warga, mereka taat membayar pajak ke pemerintah desa. Ini yang harus diluruskan,” ujar Koordinator Tim Bravo Mawar Hijau DPD Kab. Brebes saat dikonfirmasi.

Warga mempertanyakan ke mana aliran dana pajak yang selama ini mereka setorkan. Pasalnya, kondisi jalan desa hingga kini masih rusak parah dan belum ada realisasi pembangunan, padahal PBB merupakan salah satu sumber PADes yang 90% dikembalikan ke desa untuk pembangunan.

Pihak Pemerintah Desa Siandong hingga berita ini diturunkan belum memberikan klarifikasi resmi terkait mekanisme penyetoran PBB ke Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Brebes.

Menanggapi hal ini, Tim Bravo Mawar Hijau mendesak 3 hal:
1. *Transparansi* Bapenda Kab. Brebes membuka data rekapitulasi setor PBB Desa Siandong tahun 2019-2025.
2. *Audit* Inspektorat Kabupaten Brebes terhadap pengelolaan Dana Desa dan PADes Desa Siandong.
3. *Realisasi* pembangunan infrastruktur jalan sesuai dengan APBDes yang telah dianggarkan.

“Kami tidak menuduh. Kami hanya menuntut kepastian. Pajak rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan,” tegas tim.

Warga berharap aduan ini menjadi atensi Bupati Brebes dan DPRD Kabupaten Brebes agar tidak ada lagi dugaan penyimpangan dana publik di tingkat desa.

Untuk konfirmasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Bravo Mawar Hijau DPD Kab. Brebes.

*Narahubung: [mr xxx& No HP 082317723478
Mawar hijau news

Breaking news Bravo mawar hijau nasional kodim tegal gelar upacara tmmd sengkuyung tahap III Ta 2026 di jatinegara

Breaking news Bravo mawar hijau jawatengah
*KODIM 0712/TEGAL GELAR UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TA. 2026 DI JATINEGARA*

*TEGAL* – Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditegaskan melalui pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Upacara pembukaan dilaksanakan Rabu, 15 Juli 2026 pukul 08.00 WIB dan diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur.

Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya beliau menekankan bahwa TMMD bukan sekadar program fisik, melainkan gerakan bersama untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal. Di antaranya Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., http://M.Han., Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., Kapolresta Tegal AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K., Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurrahman, Dansatradar 403 Tegal Letkol Lek Indra Febrian Nugraha, serta perwakilan Danbrigif 4/DR Mayor Inf H. Sanova.

Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat juga tampak hadir. Mulai dari perwakilan Kajari Kabupaten Tegal, para Danramil jajaran Kodim 0712/Tegal, Forkopincam Jatinegara, para Kepala Desa se-Kecamatan Jatinegara, hingga Ketua Persit Cab XXII Kodim 0712/Tegal Ibu Dian Rahmat Ferdiantono.

Upacara dipimpin Kapten Kav Badrun selaku Komandan Upacara, dengan Pengatur Upacara Kapten Cba Sutikno Danramil 16 Margasari dan Perwira Pelaksana Letda Cba Sartimin Eko P Danramil 12 Jatinegara.

Peserta upacara terdiri dari gabungan TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Satpol PP, Korpri, Linmas, Ormas, OSIS, dan Pramuka. Keterlibatan multi unsur ini menjadi simbol kuat sinergitas dalam menyukseskan program TMMD.

Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono menyampaikan, sasaran TMMD Sengkuyung Tahap III di wilayah Jatinegara difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan kegiatan non-fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Melalui TMMD kita wujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat. Harapannya, hasil pembangunan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga Desa Kedungwungu dan sekitarnya,” ujarnya.

Upacara berlangsung khidmat, aman dan lancar hingga selesai pukul 11.00 WIB.

Bravo [MRxxx/mawarhijau news]*

Breaking news kota tegal pemerhati lingkungan hidup bravo mawar hijau luncurkan program taman baca masyarakat di kota tegal

Breaking news seputar kota tegal pemerhati lingkungan hidup phhi mawar hijau luncurkan taman baca masyarakat di kota tegal rabu 15 juli 2026

Bravo Mawar Hijau Luncurkan “Taman Baca Masyarakat Mawar Hijau” di Kota Tegal*
*Gerakan Literasi Berbasis Lingkungan: “Mencerdaskan Bangsa Lewat Gerakan Taman Baca”*

*TEGAL, JAWA TENGAH* — Di tengah tantangan krisis literasi dan kepedulian lingkungan, para pemerhati dan aktivis lingkungan dari *Pengayom Hayati Hijau Indonesia – PHHI Bravo Mawar Hijau Kota Tegal* resmi meluncurkan program *Taman Baca Masyarakat Mawar Hijau*. Peluncuran ini menjadi langkah nyata untuk menyatukan dua gerakan penting: mencerdaskan masyarakat dan merawat bumi.

Program ini berpusat di Sekretariat PHHI, Jl. Cempaka No. 18 RT 08/RW 01, Kelurahan Mangkukusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

#### *Kota Tegal, Dari Kota Bahari Menjadi Kota Literasi Hijau*
Kota Tegal dikenal sebagai kota pesisir dengan semangat gotong royong dan daya juang masyarakatnya yang tinggi. Namun seperti banyak kota lain, akses terhadap bahan bacaan berkualitas dan ruang publik untuk belajar masih menjadi pekerjaan rumah.

Melihat kondisi tersebut, *Bravo Mawar Hijau* — sayap aktivis lingkungan PHHI yang selama ini dikenal aktif dalam kampanye penghijauan, pengelolaan sampah, dan edukasi ekologi — mengambil peran lebih luas. Tidak hanya menjaga kelestarian alam, kini mereka juga menjaga “kelestarian pikiran” masyarakat.

“Kerusakan lingkungan berawal dari kurangnya pemahaman. Dan pemahaman itu lahir dari membaca. Karena itu Taman Baca ini kami dirikan bukan hanya untuk membaca buku, tapi untuk menumbuhkan kesadaran ekologi sejak dini,” ujar perwakilan PHHI Bravo Mawar Hijau.

#### *Taman Baca Masyarakat Mawar Hijau: Lebih dari Sekadar Rak Buku*
Mengusung tagline *”Mencerdaskan Bangsa Lewat Gerakan Taman Baca”*, program ini dirancang sebagai ruang publik terbuka yang ramah anak, pemuda, hingga orang tua. Beberapa fokus utama program:

– *Koleksi Buku Literasi & Lingkungan*: Menyediakan buku umum, buku anak, hingga literatur tentang pelestarian lingkungan, perubahan iklim, dan kearifan lokal Tegal.
– *Kelas Baca dan Diskusi Rutin*: Menggelar bedah buku, diskusi isu lingkungan, dan pelatihan menulis untuk pelajar dan komunitas di Kota Tegal.
– *Gerakan Hijau Terintegrasi*: Setiap kegiatan literasi akan dipadukan dengan aksi nyata seperti menanam, bank sampah, dan kampanye pengurangan plastik.
– *Terbuka untuk Umum*: Gratis dan dapat diakses oleh seluruh warga Kota Tegal dan sekitarnya.

Dengan legalitas resmi di bawah *KEMENKUMHAM NO. http://AHU-0012624.AH.01.04 TAHUN 2024*, PHHI Bravo Mawar Hijau menargetkan Taman Baca ini menjadi percontohan sinergi antara gerakan lingkungan dan gerakan literasi di tingkat nasional.

#### *Ajakan untuk Bergerak Bersama*
PHHI Bravo Mawar Hijau mengajak pemerintah kota, sekolah, kampus, dunia usaha, dan masyarakat luas untuk berkolaborasi. Donasi buku, relawan pengajar, hingga dukungan sarana prasarana sangat terbuka.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website resmi: https://bravomawarhijau.or.id

“Kami percaya, pohon tidak akan tumbuh subur tanpa disiram. Begitu juga generasi. Mari kita sirami mereka dengan buku dan kepedulian terhadap lingkungan. Dari Tegal, untuk Indonesia,” tutup perwakilan PHHI.

—

*Tentang PHHI Bravo Mawar Hijau*
Pengayom Hayati Hijau Indonesia adalah organisasi kemasyarakatan yang fokus pada pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, dan edukasi ekologi. Bravo Mawar Hijau adalah komunitas aktivis di Kota Tegal yang konsisten melakukan aksi penghijauan, edukasi, dan kini merambah ke bidang literasi melalui Taman Baca Masyarakat.

*Alamat Sekretariat*:
Jl. Cempaka No.18 RT 08/RW 01 Kel. Mangkukusuman, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal 52123
*Website*: https://bravomawarhijau.or.id

Kontak 082317723478 mr x

Breaking news kabar tegal kegiatan sapu bersih kepedulian lingkungan Bersama perwira siaga kodim kapten arm Tarsono Dan serka Badawi

BREAKING NEWS KABAR TEGAL
PEMERHATI LINGKUNGAN HIDUP BRAVO MAWAR HIJAU SOROTI KEGIATAN YG SANGAT LUAR BIASA TENTANG KEPEDULIAN LINGGUNGAN
MINGGU 12 JULI 2026 SAPU BERSIH LAHAN PENGAIRAN SUNGAN DEPAN KODIM PAGONGAN
Sinergi Jaga Ketahanan dan Lingkungan, Kodim 0712/Tegal Gelar Bersih-Bersih Sungai di Depan Makodim*

Semangat pengabdian TNI tidak hanya di garis pertahanan negara, tetapi juga di garis depan kepedulian lingkungan. Hal itu kembali ditunjukkan Kodim 0712/Tegal melalui aksi bersih-bersih aliran sungai di Jalan Raya Pagongan, tepat di depan Makodim, Rabu [4/5/2026].

Kegiatan dipimpin langsung Perwira Siaga Kodim 0712/Tegal, *Kapten Arm Tarsono*, bersama para anggota. Aksi ini menjadi wujud nyata bahwa fungsi utama TNI dalam menjaga ketahanan negara di wilayah NKRI juga diiringi kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

“TNI hadir untuk rakyat. Menjaga wilayah berarti juga menjaga alamnya. Sungai yang bersih adalah bagian dari ketahanan masyarakat,” ujar Kapten Arm Tarsono di sela kegiatan.

Yang menarik, kegiatan ini tidak berjalan sendiri. Ada sinergi kuat dari *Pok Tuud Kodim 0712, Serka Badawi*, yang dikenal sebagai penggerak di internal satuan. Berkat inisiasinya, kegiatan bersih-bersih ini terus digulirkan secara rutin dan melibatkan personel yang sedang piket di Makodim.

Para *Babinsa* yang kebetulan memiliki agenda di Kodim juga dilibatkan. Dengan begitu, pesan kepedulian lingkungan langsung dibawa pulang ke desa binaan masing-masing.

“Kita biasakan dari lingkungan kita sendiri dulu. Pepatah bilang, kebersihan itu pangkal iman. Kalau Makodim bersih, sungai bersih, maka semangat pengabdian juga ikut bersih,” tambah Serka Badawi.

Sampah plastik, ranting, dan sedimentasi yang menyumbat aliran sungai berhasil diangkat. Selain memperlancar aliran air, kegiatan ini juga menjadi contoh bagi masyarakat sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan.

Aksi ini mendapat apresiasi dari warga yang melintas di Jalan Raya Pagongan. Kehadiran prajurit dengan seragam loreng yang turun langsung ke sungai menjadi pengingat bahwa TNI selalu ada untuk rakyat, dalam kondisi apapun.

*Bravo TNI Kodim 0712/Tegal. Tetap semangat.*
*Salam Indonesia Lestari.*

—

*Kontak MEDIA +
GREEN ROSSE MAWAR HIJAU NEWS