Breaking news kabar seputar ,tegal barat sungai sibelis jadi sorotan pemerhati lingkungan hidup mawar hijau & adanya pembersihan sungai tapi pemkot kurang serius untuk tangani

*BREAKING NEWS INVESTIGASI – MAWAR HIJAU KOTA TEGAL
*EDISI KHUSUS LINGKUNGAN HIDUP – JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 10.30 WIB*

*MOTO “TEGAL KEMINCLONG MONCER KOTANE” TERCORENG! TEAM INVESTIGASI MAWAR HIJAU TEMUKAN SUNGAI SIBELIS PESURUNGAN KIDUL KUMUH & TAK TERTATA*

*TEGAL BARAT -* Team Investigasi Lapangan *Mawar Hijau* hari ini, *Jumat 09 Oktober 2026*, turun langsung menyusuri jalur maut yang selama ini luput dari sorotan: *Jalur Sungai Sibelis, tepat di perbatasan Kelurahan Pesurungan dan Kemandungan, Pesurungan Kidul, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.*

Hasil investigasi lapangan sangat memprihatinkan dan perlu segera disorot tajam oleh *Pemerintah Kota Tegal, DLH dan DPUPR Kota Tegal.*

Biarpun sudah ada program pembersihan aliran sungai, fakta di lapangan *SANGAT KURANG MAKSIMAL*. Sampah domestik menumpuk di titik-titik sempit, sedimentasi tinggi, rumput liar dan eceng gondok menutupi aliran, dan bau menyengat menyambut warga setiap sore.

*PERNYATAAN TEGAS KOORDINATOR LAPANGAN*

Bapak Ibnu Kuntoro , selaku *Team Koordinator Lapangan & Pemerhati Lingkungan Hidup Mawar Hijau*, angkat bicara dengan nada kecewa di lokasi Sungai Sibelis:

> “Sangat disayangkan! Tegal punya moto yang indah: *TEGAL KEMINCLONG MONCER KOTANE*. Tapi fakta di lapangan tidak sesuai. Keminclongnya dimana kalau salurannya saja kumuh? Sungai Sibelis ini urat nadi warga Pesurungan Kidul dan Kemandungan. Kalau urat nadinya mampet, kotanya tidak akan pernah moncer. Ini bukan hanya soal sampah, ini soal wibawa kota,” tegas Bapak Ibnu Kuntoro kepada Jurnalis Mawar Hijau di bibir sungai, pagi ini.

Beliau menambahkan, warga sekitar sudah sering lapor, tapi penanganan hanya kulit luarnya saja, tidak menyentuh akar masalah penataan permanen.

*SOLUSI NYATA, BUKAN HANYA SOROTAN – GERAKAN MAWAR HIJAU*

Team Mawar Hijau tidak hanya mengkritik. Dalam waktu dekat, *Pemerhati Lingkungan Hidup Mawar Hijau akan melaksanakan AKSI BESAR:*

*1. GERAKAN BERSIH LINGKUNGAN TOTAL SUNGAI SIBELIS*
Pembersihan total sepanjang jalur Sungai Sibelis dari Pesurungan sampai perbatasan Kemandungan, melibatkan relawan, karang taruna, dan warga.

*2. TANAM POHON KANAN-KIRI SUNGAI – MENUJU AGROWISATA*
Penanaman pohon produktif dan pohon peneduh di kanan-kiri sungai. Konsepnya bukan sekedar hijau, tapi menjadikan bantaran Sungai Sibelis sebagai *Kawasan Agrowisata Pesisir Kota Tegal* yang asri, tertata, dan nyaman.

*3. JAGA LINGKUNGAN, JAGA SUNGAI*
Edukasi kepada warga sekitar untuk tidak buang sampah ke sungai, dengan pemasangan papan larangan dan tempat sampah komunal.

> “Target kita, Sungai Sibelis harus jadi contoh. Dari yang kumuh, menjadi yang paling asri di Tegal Barat. Dari tempat buang sampah, menjadi tempat wisata edukasi anak-anak. Kita buktikan bahwa *Jaga Lingkungan, Jaga Sungai, itu sama dengan Jaga Kota Tegal agar benar-benar Nyaman dan Asri*,” tutup Bapak Ibnu Kuntoro.

Team Mawar Hijau mendesak *Walikota Tegal dan DPRD Kota Tegal* untuk turun langsung ke Sungai Sibelis Pesurungan Kidul, bukan hanya di kantor.

*Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan Tegal!*

*Laporan Investigasi Lapangan:*
*Team Jurnalis Nasional Mawar Hijau*
*Koordinator Lapangan: Bapak Ibnu Kuntoro – Pemerhati Lingkungan Hidup Mawar Hijau*
*Lokasi: Sungai Sibelis, Pesurungan Kidul – Kemandungan, Tegal Barat, Kota Tegal*

Team redaksi :mawar hijau news mr xxxx

Breaking news kabar kabupaten tegal Hotel podo moro & delik aduan masyarakat ,ke pemerhati lingkungan hidup bravo mawar hijau

Breaking news kabar kab tegal BRAVO MAWAR HIJAU jateng
Pemerhati Lingkungan Hidup & Sosial Kemasyarakatan

Nomor : 07/RILIS/BMH-News/IX/2026
Tanggal : Tegal, 28 September 2026
Perihal : *Aduan Warga Desa Pendawa Terkait Aktivitas Hotel Podo Moro, Lebaksiu*

*WARGA DESA PENDAWA RESAH, MINTA HOTEL PODO MORO DITERTIBKAN*

*KAB TEGAL -* Jurnalis Nasional Bravo Mawar Hijau menerima banyak aduan dari masyarakat Desa Pendawa, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal terkait keberadaan Hotel Podo Moro yang dinilai meresahkan lingkungan.

Berdasarkan laporan warga, hotel tersebut diduga menjadi tempat penampungan orang-orang tidak jelas identitasnya dan disinyalir menjadi lokasi praktik yang kurang baik yang bertentangan dengan norma sosial dan adat Desa Pendawa.

“Keluhan warga sudah cukup banyak. Mereka merasa tidak nyaman. Lingkungan desa yang selama ini kondusif, damai dan agamis menjadi terganggu,” ujar Perwakilan Pemerhati Lingkungan Hidup Bravo Mawar Hijau, Minggu (28/09/2026).

*Tiga Poin Aduan Warga:*

1. *Gangguan Kamtibmas dan Lingkungan:* Keluar masuk tamu hingga larut malam dengan identitas yang tidak jelas menimbulkan keresahan.
2. *Dugaan Penyalahgunaan Fungsi Penginapan:* Warga menduga adanya praktik perselingkuhan dan perbuatan asusila yang menjadikan hotel sebagai tempat pelampiasan.
3. *Dampak Sosial:* Warga khawatir akan memberikan contoh yang tidak baik bagi generasi muda di Desa Pendawa.dan lingkungan khususnya di kab tegal

Menanggapi hal tersebut, Bravo Mawar Hijau sebagai pemerhati lingkungan hidup dan sosial mendesak:

*A. Kepada Manajemen Hotel Podo Moro:*
Agar segera melakukan pembenahan internal, memperketat aturan check-in (wajib menunjukkan KTP/KK resmi pasangan suami istri), memasang CCTV, dan melakukan koordinasi aktif dengan Kepala Desa Pendawa dan Babinkamtibmas.

*B. Kepada Pemerintah Desa Pendawa dan Muspika Lebaksiu:*
Agar melakukan sidak dan pembinaan serta memberikan teguran tertulis demi menjaga marwah desa.

*C. Kepada Satpol PP Kab. Tegal:*
Agar meningkatkan pengawasan terhadap izin operasional penginapan di wilayah Lebaksiu.

“Kami tidak anti usaha. Silakan berusaha, tapi harus menghormati kearifan lokal dan norma masyarakat Desa Pendawa. Jangan sampai mencari untung tapi merusak moral lingkungan,” tegasnya.

Bravo Mawar Hijau akan terus memantau dan melaporkan perkembangan ini kepada pihak berwenang.
Apa bila ,tidak ada tindakan bagi pengelola hotel podo moro ,lakukan demo dan tutup

*TIM REDAKSI NASIONAL*
*BRAVO MAWAR HIJAU NEWS*
*Pemerhati Lingkungan Hidup*

Narahubung: mr xxx Redaksi – 082317723478
Email: bravomawarhijau.news@gmail.com

Tembusan:
1. Bupati Tegal
2. Camat Lebaksiu
3. Kepala Desa Pendawa
4. Satpol PP Kab. Tegal

Salam indonesia lestari bravo mawar hijau peduli lingkungan

Breaking news kabar seputar wilayah kecamatan pagerbarang & koramil 18 world cleanup Day 2026 sinergi dgn pemerintah kab tegal

*BREAKING NEWS BRAVO MAWAR HIJAU KAB TEGAL SEPUTAR KEC. PAGERBARANG

*Semangat World Cleanup Day 2026, TNI-Pemda dan Warga Bersihkan Alas Jati Rajegwesi Pagerbarang*

*TEGAL – Wujud nyata peduli lingkungan hidup ditunjukkan jajaran Forkopimcam dan warga Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Minggu, 27 September 2025, mulai Pukul 08.00 WIB s.d. selesai, bertempat di kawasan *Alas Jati Desa Rajegwesi, Kec. Pagerbarang, Kab. Tegal*, digelar kegiatan *World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Tegal Tingkat Kecamatan Pagerbarang.

Kegiatan lintas sektoral ini dihadiri oleh Danramil 18/Pagerbarang yang diwakili oleh Batituud Koramil 18/Pagerbarang *Pelda Yanuar Siswanto.*

*Hadir dalam kegiatan tersebut:*

1. Bupati Tegal diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kab. Tegal Bapak *Tri Guntoro.
2. Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tegal Bapak *Taroyo.*
3. Danramil 18/Pagerbarang diwakili Batituud Pelda Yanuar Siswanto.
4. Kapolsek Pagerbarang diwakili Aiptu Janatin.
5. Camat Pagerbarang diwakili Kasitrantib Bapak Sekhu.
6. Babinsa Koramil 18/Pagerbarang Pelda Toto Pranoto dan Serka Agus Sutopo.
7. Para Kepala Desa Se-Kecamatan Pagerbarang beserta relawan, pelajar dan masyarakat.

Rangkaian Acara:

Acara diawali dengan Pembukaan, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Senam Sehat bersama untuk membangkitkan semangat gotong-royong.

Memasuki acara inti, sambutan disampaikan oleh Bupati Tegal yang diwakili Kadinsos Kab. Tegal dan Plt. Kadin Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tegal. Dalam sambutannya ditekankan bahwa *World Cleanup Day adalah momentum membangun kesadaran kolektif.*

> “Pengelolaan dan penanganan sampah merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya dibebankan kepada pemerintah. Kita harus mulai dari rumah,” ujar perwakilan Bupati Tegal.

Selanjutnya seluruh peserta melaksanakan *Giat Bersih-bersih Lingkungan* di kawasan Alas Jati Rajegwesi, dilanjutkan pengundian doorprize dan penutup.

Pesan Penting WCD Pagerbarang 2025:

Melalui kegiatan ini, mengajak seluruh warga untuk melakukan langkah konsisten:

– *Mengurangi produksi sampah dari sumbernya.*
– *Memilah sampah dari rumah sesuai jenisnya (Organik & Anorganik).*
– *Memanfaatkan kembali sampah yang masih bernilai ekonomis (Bank Sampah).*

Kegiatan ini juga menjadi ajang meningkatkan sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, instansi, relawan, pelajar dan berbagai elemen masyarakat dalam menangani permasalahan sampah di Kabupaten tegal salam lestari bravo mawar hijau kab tegal

Breaking news kabar seputar kodim 0712 tegal &Danramil jatinegara pimpin kegiatan rutin tentang kegiatan hal amanah yg di emban sebagai perwira siaga

*BREAKING NEWS | KODIM 0712/TEGAL*

*Danramil Jatinegara Letda Inf Satimin Pimpin Apel Siaga, Tekankan Disiplin Piket dan Kebersihan Makodim*

*TEGAL -* Kegiatan rutin anggota siaga dan piket Kodim 0712/Tegal kembali digelar dengan penuh disiplin. Sabtu, 26 September 2026.

Apel kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh *Danramil Jatinegara, Letda Inf Satimin*, selaku Perwira Siaga.

Dalam arahannya, Letda Inf Satimin menegaskan tentang tugas, kewajiban dan tanggung jawab *Perwira Siaga dan Pengendali* sebagai mata dan telinga Kodim.

> “Perwira siaga adalah penyambung lidah Komandan Kodim. Apa yang terjadi di lapangan, baik di dalam maupun di seputar Makodim harus termonitor dan dilaporkan secara cepat dan akurat,” tegas Letda Inf Satimin di hadapan anggota siaga.

*Tiga Penekanan Utama:*

*1. Disiplin Piket dan Pengendalian:*
Setiap anggota siaga wajib memahami tugas pokoknya sebagai unsur pengamanan dan pelayanan Markas. Tidak ada toleransi untuk lengah dalam pelaksanaan piket jaga.

*2. Kebersihan Pangkalan:*
Letda Inf Satimin memerintahkan langsung pembersihan di seputar Makodim 0712/Tegal. Menurutnya, kebersihan adalah cerminan kedisiplinan prajurit.

*”Kebersihan adalah pangkal dari iman. Markas yang bersih mencerminkan satuan yang kuat dan prajurit yang profesional,”* ujarnya.

*3. Kewajiban Ibadah:*
Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral sebagai prajurit dan pimpinan, seluruh anggota siaga diwajibkan melaksanakan ibadah tepat waktu di Masjid Makodim. Hal ini sebagai pembinaan mental dan spiritual prajurit.

Kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Seluruh anggota siaga dan piket Kodim 0712/Tegal mengikuti arahan dengan penuh khidmat.

*Salam Lestari dan Peduli.*

*Tim Jurnalis Nasional – http://Buletin-news.com*
*Kodim 0712/Tegal | Sabtu, 26 September 2026*

—

Breaking news kabar mawar hijau Dpd kab brebes kepercayaan pemerintah kab brebes ,terhadap pemerhati lingkungan hidup

Breaking news kabar kabupaten brebes kantor sekretariat Bravo mawar hijau sebagai

*PERCONTOHAN PROGRAM PKK EDUKASI & KOLABORASI SINERGI PEMERHATI LINGKUNGAN HIDUP BRAVO MAWAR HIJAU DPD BREBES BERSAMA PEMERINTAHAN*

*BREBES –* Bravo Mawar Hijau Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan *Bapak Sukiswo* beserta jajaran tim kembali menunjukkan komitmen nyata sebagai pemerhati lingkungan hidup. Melalui program percontohan yang terintegrasi, Bravo Mawar Hijau Brebes membangun sinergi dan kolaborasi aktif dengan Pemerintahan Kabupaten Brebes, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan TP-PKK.

Program ini menjadi wadah tampung dan sentral gerakan edukasi lingkungan berbasis masyarakat.

*Ketua DPD Bravo Mawar Hijau Kabupaten Brebes, Bpk. Sukiswo menyampaikan:*
> “Bravo Mawar Hijau hadir bukan hanya sebagai pemerhati, tapi sebagai penggerak. Kami menampung semua program-program hijau dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. Semua kita sinergikan di rumah besar Bravo Mawar Hijau DPD Brebes. Ini adalah kerja kolaborasi, kerja gotong royong untuk Brebes yang lebih hijau, bersih dan berdaya,” ujar Sukiswo sebagai ketua bravo kab brebes

*JABARAN KEGIATAN PERCONTOHAN YANG DIJALANKAN:*

*1. Sinergi PKK Edukasi Hijau:*
Kolaborasi dengan TP-PKK Desa dan Kecamatan se-Kabupaten Brebes untuk edukasi rumah tangga. Meliputi:
– Gerakan Dasa Wisma Peduli Sampah (Pemilahan Sampah Organik & Anorganik)
– Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Urban Farming di pekarangan
– Edukasi Bank Sampah PKK sebagai ekonomi sirkular keluarga

*2. Kolaborasi Sinergi Lingkungan Hidup:*
Bersinergi dengan DLH Kab. Brebes, Kecamatan dan Pemdes:
– Gerakan Penanaman Pohon dan Penghijauan Lahan Kritis
– Bersih-bersih Sungai, dan Selokan (Gerakan Kali Bersih)
– Sosialisasi Pengurangan Plastik Sekali Pakai di Pasar Tradisional

*3. Pusat Tampung Program (Rumah Kolaborasi):*
Kantor / Sekretariat Bravo Mawar Hijau DPD Brebes di bawah komando Bpk. Sukiswo dan team menjadi:
– Pusat tampung aspirasi program lingkungan dari desa-desa
– Pusat edukasi dan pelatihan kader lingkungan dan kader PKK
– Jembatan penghubung antara masyarakat pemerhati lingkungan dengan program pemerintah Kabupaten Brebes

Dengan program percontohan ini, Bravo Mawar Hijau DPD Brebes berharap dapat menjadi role model gerakan lingkungan berbasis sinergi pentahelix (Masyarakat, Pemerintah, Akademisi, Media, dan Dunia Usaha) mudahan kedepan pemeeintah kab brebes & sinlergi bravo mawar hijau sebagai mitra pemerintah kab brebes

*Tim Redaksi Bravo Mawar Hijau DPD Brebes*mr xx 082317723478

Breaking news kabar tegal oknum pelaku pembobolan kdkmp di wilayah tegal akhirnya ketangkap juga & Di amankan di polsek talang

Breaking MAWAR HIJAU NEWS*
PENGAYOM HAYATI HIJAU INDONESIA – BRAVO MAWAR HIJAU*
*”Kawal Hukum, Jaga Keamanan KDKMP”*

Pembobolan KDKMP Desa Pegirikan Berhasil Digagalkan, 1 Pelaku Diamankan*

*TEGAL -* Maraknya aksi kehilangan dan pembobolan *KDKMP (Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih)* di wilayah Kabupaten Tegal akhirnya terungkap. Salah satu pelaku berhasil diamankan warga dan aparat gabungan.

*WAKTU & TKP:*
Hari: Kamis, 18 September 2026 (Dini Hari)
Jam: *02.00 WIB*
TKP: *KDKMP Desa Pegirikan, Kec. Talang, Kab. Tegal*

*KRONOLOGI KEJADIAN:*
1. Sekitar Pukul 02.00 WIB, Ketua RT 08 RW 02 Desa Pegirikan, *Bpk. Muhamad Sapii alias Pa Tempang* memergoki aksi mencurigakan di area KDKMP.
2. Pa Tempang segera melaporkan kejadian tersebut kepada *Babinsa Desa Pegirikan, Pa Purmoko*.
3. Babinsa dengan sigap melaporkan langsung kepada *Danramil Talang Kpt. Cpm Suharsono*.
4. Atas laporan cepat tersebut, aparat gabungan TNI bersama warga melakukan penyergapan dan *berhasil mengamankan pelaku di dalam area KDKMP Pegirikan*.
5. Pelaku selanjutnya diamankan dan dibawa ke *Polsek Talang* untuk proses hukum lebih lanjut guna menghindari amuk massa.

*DATA PELAKU:*

*1. PELAKU YANG DIAMANKAN:*
Nama: *SENDI*
Alamat: Desa Kalisoka RT 03 RW 05 Kec. Dukuhwaru Kab. Tegal

*2. PELAKU YANG MASIH BURON (DPO) – 3 ORANG:*
1. *BUDI alias GONDES* – Warga Desa Pedagangan
2. *BANDI* – Warga Kedung Wedius / Pesarean
3. *EDI alias CIS* – Warga Kenda Serut / Kendayakan

Saat ini ketiga DPO tersebut dalam pengejaran intensif oleh *Unit Reskrim Polsek Talang dan Unit Intel Kodim 0712/Tegal.*

*PERNYATAAN Bravomawarhijau*

_”Kami apresiasi kesigapan Pa RT Muhamad Sapii, Babinsa Pa Purmoko dan Danramil Talang Kpt. Cpm Suharsono yang cepat tanggap. KDKMP adalah aset negara program Presiden untuk ketahanan pangan desa, harus dijaga bersama._

_Jangan sampai kasus ini melebar ke KDKMP lain di Tegal. Kami minta Polsek Talang dan Polres Tegal tindak tegas komplotan ini. Bravo Mawar Hijau akan kawal kasus ini,”_ tegas Ketum DPN PHHI Daryanto.

*JERAT PASAL:*

Perbuatan para pelaku diduga melanggar:

*1. Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan (Curat)*
Ayat (1) ke-3 dan ke-4: Pencurian di malam hari dan dilakukan oleh 2 orang atau lebih.
Ancaman: *7 Tahun Penjara*

*2. Pasal 363 Ayat (2) KUHP* jika dilakukan pembongkaran / merusak
Ancaman: *9 Tahun Penjara*

*3. Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP* tentang penyertaan / yang membantu

HARAPAN:
1. Kapolsek Talang segera melakukan pengembangan dan tangkap 3 DPO
2. Kodim 0712/Tegal perketat patroli malam di semua KDKMP se-Kabupaten Tegal
3. Kepala Desa se-Kec. Talang pasang CCTV dan ronda malam KDKMP

*Bravo Mawar Hijau!*
*Kawal Aset Desa!*

Narasumber
Mawarhijau news

Breaking news kabar kab tegal jawa tengah ,perlunya pengawasan ulang di kantor pengadilan agama slawi ,kab tegal

*BREAKING NEWS*
*Bravo mawar hijau – jawa tengah *
Minggu, 14 September 2026 | Tegal, Jawa Tengah

Warga Pendawa Keluhkan Kacau Balau Sistem Antrian di Pengadilan Agama Negeri Slawi*
*DPN PHHI & MAWAR HIJAU: “Ini Cambuk Bagi Pelayanan Publik, Harus Segera Ditertibkan

*TEGAL* – Pelayanan publik di *Pengadilan Agama Negeri Slawi, Kab. Tegal* kembali disorot. Sejumlah warga Desa Pendawa, Kec. Lebaksiu mengeluhkan buruknya sistem antrian dan kurang profesionalnya oknum pengacara saat proses sidang undangan cerai, beberapa hari terakhir.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengaku antriannya yang semula nomor 4, tiba-tiba berubah menjadi nomor urut 32 saat dipanggil di loket.

Ini namanya mempermainkan masyarakat kecil. Antrian nomor 4 kok bisa lompat jadi 32. Petugas di loket juga kurang sinkron. Pengacaranya juga nda profesional. Orang pinter tapi nda bener dan berakhlak”_ ujarnya dengan nada kecewa.

*DPN PHHI – MAWAR HIJAU SIAP KAWAL & DAMPINGI WARGA*
Menanggapi hal tersebut, *Ketua Umum DPN Pengayom Hayati Hijau Indonesia – PHHI, DARYANTO* angkat bicara.

ni harus jadi cambuk untuk Bapak Kepala Pengadilan Agama Negeri Slawi. Pelayanan itu harus adil, tertib, dan profesional. Jangan bodohi dan permainkan masyarakat”_ tegasnya.

Beliau juga mendesak *Bapak Bupati Tegal* agar segera menegur dan meluruskan sistem pelayanan di lembaga peradilan, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak.

_”Bravo Mawar Hijau siap kawal dan dampingi warga. Urus perceraian undangan dari pengadilan lewat pengacara harus di depan kantor pengadilan, transparan. Kami siap jadi mitra pengawas”_ lanjut Daryanto.

*TUNTUTAN WARGA & PHHI:*
1. *Penertiban ulang sistem nomor antrian* di loket Pengadilan Agama Slawi
2. *Evaluasi kinerja petugas loket* agar lebih sinkron dan tidak pilih kasih
3. *Pengawasan terhadap oknum pengacara* yang bermain di luar prosedur
4. *Pelayanan yang humanis, cepat, dan tidak dipersulit*

PHHI berharap kejadian ini menjadi evaluasi besar agar tidak terulang lagi. Masyarakat berhak mendapat pelayanan hukum yang adil dan bermartabat.

*”SALAM INDONESIA LESTARI”*
*MAWAR HIJAU NEWS – TEAM BRAVO PHHI SIAP KAWAL RAKYAT masyarakat kabupaten tegal

Kontak Pengaduan: DPN PHHI Kab. Tegal

Breaking news Bravo mawar hijau & Dirut Bintang radja laut ,tidak terima ,warga tanjung brebes siap adukan

*DIRUT CV BINTANG RADJA LAUT DICEMARKAN NAMA BAIK OLEH WARGA TANJUNG BREBES. TEAM BRAVO PHHI BERHASIL MEDIASI SECARA KEKELUARGAAN*

*TEGAL* – Persoalan pencemaran nama baik yang menimpa *Bapak Budi, Direktur CV. Bintang Radja Laut* oleh seorang oknum warga Desa Mundu, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes berinisial *”D”* akhirnya menemukan titik terang.

Melalui mediasi yang dilakukan oleh *Team Bravo DPN Pengayom Hayati Hijau Indonesia – PHHI*, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan.

Dalam surat pernyataan bermaterai tertanggal *13 September 2026*, *Drajat Santoso*, warga Desa Mundu RT 002 RW 002, mengakui telah mengeluarkan tuturan kata yang tidak semestinya kepada Bapak Budi.

“Saya menyatakan dengan sadar meminta maaf kepada Pak Budi. Barangkali ada tutur kata yang tidak disengaja. Saya pribadi minta maaf sedalam-dalamnya. Apabila dikemudian hari saya mengulangi, saya siap diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia,” demikian isi surat pernyataan tersebut.

*Ketua Team Bravo PHHI* menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai penengah untuk mencegah permasalahan melebar dan menciptakan kondusivitas di masyarakat.

“Kami dari PHHI mengedepankan musyawarah. Alhamdulillah dengan itikad baik kedua pihak, masalah ini selesai. Ini pelajaran bagi kita semua agar lebih bijak dalam bertutur kata, apalagi menyangkut nama baik orang lain dan institusi usaha,” ujarnya.

Dengan ditandatanganinya surat pernyataan ini, maka kasus pencemaran nama baik tersebut *dinyatakan selesai* dan tidak akan dilanjutkan ke jalur hukum, kecuali dikemudian hari pihak terlapor mengulangi perbuatannya.

*Narahubung:*
*DPN PHHI – TEAM BRAVO*
HP: 0823-1772-3478

*#Brebes #PHHI #Mediasi #TeamBravo mawar

Breaking news kabar seputar tegal &TNI adakan penanaman sejuta pohon bentuk kepedulian lingkungan

Breaking news bravo mawarhijau jawa tengah seputar kabar tegal
TNI 3 MATRA TANAM SEJUTA POHON, SINERGI DENGAN BRAVO MAWAR HIJAU & PELAJAR DI WARUREJA”*

*TEGAL, 9 September 2025* – Dalam rangka memperingati *HUT Ke-81 TNI* dan *HUT Ke-76 Kodam IV/Diponegoro*, jajaran *TNI 3 Matra* bersama unsur masyarakat menggelar aksi nasional *”Penanaman Sejuta Pohon”* di wilayah *Kodim 0712/Tegal*.

Kegiatan puncak di wilayah Tegal dipusatkan di *Kecamatan Warureja* dan berlangsung khidmat dengan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

*SINERGI LINTAS SEKTOR*
Aksi penghijauan ini melibatkan unsur lengkap *TNI AD, TNI AL, dan TNI AU* di wilayah Tegal. Turut hadir dan ambil bagian:

1. *Pemerhati Lingkungan Bravo Mawar Hijau*
Komunitas lingkungan yang konsisten mengkampanyekan gerakan tanam dan rawat pohon di Jawa Tengah. Kehadiran mereka memberikan edukasi langsung kepada warga tentang pentingnya pelestarian DAS dan hutan kota.

2. *CDK Wilayah V*
Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V ikut serta dalam penyediaan bibit pohon produktif dan pohon pelindung, serta memberikan pendampingan teknis penanaman.

3. *Adik-adik Sekolah*
Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Warureja turut serta. Keterlibatan generasi muda ini menjadi simbol estafet kepedulian lingkungan untuk masa depan.

*APEL SIAGA PENGHIJAUAN*
Sebelum penanaman, dilaksanakan apel bersama yang dipimpin oleh *Pengambil Apel: Perwira Penghubung Kodim 0712/Tegal, Mayor Purbo Wasesa*.

Dalam amanatnya, Mayor Purbo Wasesa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial.
_”Penanaman sejuta pohon ini adalah wujud pengabdian TNI kepada rakyat dan bangsa. Melalui sinergi dengan Bravo Mawar Hijau, CDK 5, dan adik-adik pelajar, kita tanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini. Pohon yang kita tanam hari ini adalah oksigen untuk 20 tahun ke depan,”_ tegasnya.

*LOKASI DAN TARGET*
Penanaman difokuskan di bantaran sungai dan lahan kritis di wilayah Kecamatan Warureja. Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon keras, pohon buah, dan mangrove sesuai karakteristik wilayah.

Kegiatan ini diharapkan mampu menekan risiko banjir, longsor, dan memperbaiki tata air di wilayah Tegal bagian selatan.

*PENUTUP*
Dengan mengusung semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat, Bersama Alam Indonesia Lestari”, aksi penanaman sejuta pohon ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bravo Mawar Hijau mengapresiasi dan siap mengawal perawatan pohon hingga tumbuh besar.

_”Kami tidak hanya menanam, tapi juga merawat. Karena hijau hari ini adalah kehidupan esok,”_ ujar perwakilan Bravo Mawar Hijau.

Jurnalis Mawar Hijau_
Dokumentasi: Wilayah Kodim 0712/Tegal_
9 September 2025
Semangat suarakan kepedulian lingkunga

Breaking news kabar seputar pemalang pedagang pasar belik kecewa

BREAKING NEWS KABAR SEPUTAR PEMALANG BRAVO MAWAR HIJAU

*PEDAGANG PASAR BELIK KECEWA, GUBERNUR JATENG ABSEN KUNJUNGI LOKASI PASCA KEBAKARAN*

_Ribuan Pedagang Tuntut Jawaban Langsung, Bukan Hanya Dihadiri Staf_

*MAWAR HIJAU NEWS – JAWA TENGAH*
*Belik, Kabupaten Pemalang* – Ratusan pedagang Pasar Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menyatakan kekecewaan mendalam atas ketidakhadiran Gubernur Jawa Tengah saat meninjau lokasi kebakaran Pasar Belik pada hari ini, Selasa 4 September 2026.

Informasi yang beredar, Gubernur Jawa Tengah diketahui berada di wilayah Desa Taman, Kabupaten Pemalang, namun tidak langsung melanjutkan kunjungan ke Pasar Belik yang beberapa waktu lalu dilalap si jago merah.

Alih-alih dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Jawa Tengah, yang datang ke lokasi hanyalah beberapa orang staf. Hal ini memicu kekecewaan para pedagang yang sudah lama menanti kehadiran dan jawaban langsung dari Bapak Gubernur.

*TUNTUTAN PEDAGANG TIDAK TERSAMPAIKAN*
Menurut keterangan warga dan pedagang di lokasi, sebenarnya ada beberapa tuntutan penting yang ingin disampaikan secara langsung kepada Bapak Gubernur, tanpa diwakilkan.

“Tuntutan kami banyak Pak. Soal bantuan modal, relokasi lapak sementara, kepastian ganti rugi, dan percepatan pembangunan pasar. Kami ingin dengar langsung dari beliau, bukan dari staf,” ujar salah satu pedagang dengan nada kecewa.

Para pedagang merasa aspirasi mereka kembali “mentok” di tingkat bawah. Padahal, pasca kebakaran, nasib ribuan pedagang Pasar Belik masih menggantung dan membutuhkan kepastian serta keberpihakan pemerintah provinsi.

*MAWAR HIJAU: NEGARA HARUS HADIR*
Ketua Dewan Pimpinan Nasional Pengayom Hayati Hijau Indonesia, *MR Xxx*, melalui jaringan Mawar Hijau Jawa Tengah, menyayangkan sikap tersebut.

“Ini soal keberpihakan. Pedagang kecil korban bencana berhak mendapat jawaban langsung dari pemimpinnya. Jangan sampai rakyat kecil hanya ditemui staf. Negara harus hadir, bukan hanya simbolis,” tegas ketua Bravo

Mawar Hijau mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk segera menjadwalkan ulang kunjungan langsung Bapak Gubernur ke Pasar Belik dan mendengarkan tuntutan para pedagang secara terbuka.

“Kami tidak menolak bantuan lewat staf. Tapi untuk persoalan sebesar ini, jawaban langsung dari Bapak Gubernur adalah bentuk penghormatan kepada rakyat kecil,” tambah perwakilan pedagang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Gubernur Jawa Tengah terkait alasan tidak singgah ke Pasar Belik.

*Penulis: Tim Redaksi Mawar Hijau News Jawa Tengah*
*Editor: mr xxx