Breaking news kabar seputar ,tegal barat sungai sibelis jadi sorotan pemerhati lingkungan hidup mawar hijau & adanya pembersihan sungai tapi pemkot kurang serius untuk tangani
*BREAKING NEWS INVESTIGASI – MAWAR HIJAU KOTA TEGAL
*EDISI KHUSUS LINGKUNGAN HIDUP – JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 10.30 WIB*
*MOTO “TEGAL KEMINCLONG MONCER KOTANE” TERCORENG! TEAM INVESTIGASI MAWAR HIJAU TEMUKAN SUNGAI SIBELIS PESURUNGAN KIDUL KUMUH & TAK TERTATA*
*TEGAL BARAT -* Team Investigasi Lapangan *Mawar Hijau* hari ini, *Jumat 09 Oktober 2026*, turun langsung menyusuri jalur maut yang selama ini luput dari sorotan: *Jalur Sungai Sibelis, tepat di perbatasan Kelurahan Pesurungan dan Kemandungan, Pesurungan Kidul, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.*
Hasil investigasi lapangan sangat memprihatinkan dan perlu segera disorot tajam oleh *Pemerintah Kota Tegal, DLH dan DPUPR Kota Tegal.*
Biarpun sudah ada program pembersihan aliran sungai, fakta di lapangan *SANGAT KURANG MAKSIMAL*. Sampah domestik menumpuk di titik-titik sempit, sedimentasi tinggi, rumput liar dan eceng gondok menutupi aliran, dan bau menyengat menyambut warga setiap sore.
*PERNYATAAN TEGAS KOORDINATOR LAPANGAN*
Bapak Ibnu Kuntoro , selaku *Team Koordinator Lapangan & Pemerhati Lingkungan Hidup Mawar Hijau*, angkat bicara dengan nada kecewa di lokasi Sungai Sibelis:
> “Sangat disayangkan! Tegal punya moto yang indah: *TEGAL KEMINCLONG MONCER KOTANE*. Tapi fakta di lapangan tidak sesuai. Keminclongnya dimana kalau salurannya saja kumuh? Sungai Sibelis ini urat nadi warga Pesurungan Kidul dan Kemandungan. Kalau urat nadinya mampet, kotanya tidak akan pernah moncer. Ini bukan hanya soal sampah, ini soal wibawa kota,” tegas Bapak Ibnu Kuntoro kepada Jurnalis Mawar Hijau di bibir sungai, pagi ini.
Beliau menambahkan, warga sekitar sudah sering lapor, tapi penanganan hanya kulit luarnya saja, tidak menyentuh akar masalah penataan permanen.
*SOLUSI NYATA, BUKAN HANYA SOROTAN – GERAKAN MAWAR HIJAU*
Team Mawar Hijau tidak hanya mengkritik. Dalam waktu dekat, *Pemerhati Lingkungan Hidup Mawar Hijau akan melaksanakan AKSI BESAR:*
*1. GERAKAN BERSIH LINGKUNGAN TOTAL SUNGAI SIBELIS*
Pembersihan total sepanjang jalur Sungai Sibelis dari Pesurungan sampai perbatasan Kemandungan, melibatkan relawan, karang taruna, dan warga.
*2. TANAM POHON KANAN-KIRI SUNGAI – MENUJU AGROWISATA*
Penanaman pohon produktif dan pohon peneduh di kanan-kiri sungai. Konsepnya bukan sekedar hijau, tapi menjadikan bantaran Sungai Sibelis sebagai *Kawasan Agrowisata Pesisir Kota Tegal* yang asri, tertata, dan nyaman.
*3. JAGA LINGKUNGAN, JAGA SUNGAI*
Edukasi kepada warga sekitar untuk tidak buang sampah ke sungai, dengan pemasangan papan larangan dan tempat sampah komunal.
> “Target kita, Sungai Sibelis harus jadi contoh. Dari yang kumuh, menjadi yang paling asri di Tegal Barat. Dari tempat buang sampah, menjadi tempat wisata edukasi anak-anak. Kita buktikan bahwa *Jaga Lingkungan, Jaga Sungai, itu sama dengan Jaga Kota Tegal agar benar-benar Nyaman dan Asri*,” tutup Bapak Ibnu Kuntoro.
Team Mawar Hijau mendesak *Walikota Tegal dan DPRD Kota Tegal* untuk turun langsung ke Sungai Sibelis Pesurungan Kidul, bukan hanya di kantor.
*Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan Tegal!*
*Laporan Investigasi Lapangan:*
*Team Jurnalis Nasional Mawar Hijau*
*Koordinator Lapangan: Bapak Ibnu Kuntoro – Pemerhati Lingkungan Hidup Mawar Hijau*
*Lokasi: Sungai Sibelis, Pesurungan Kidul – Kemandungan, Tegal Barat, Kota Tegal*
Team redaksi :mawar hijau news mr xxxx











