Breaking news kabar pemalang pulosari Desa dukuh greja warga rt 24 rw 06 semangat biar pun tanpa anggaran Dari pemerintah

Breaking news kabar seputar pemalang Mawarhijau DPD pemalang ketua bravo mawar hijau terjun langsung

Warga Dukuh Greja Pulosari Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Hindari Kecelakaan warga masyarakt yg melewati jalan tersebut

*PULOSARI* — Semangat gotong royong warga Dukuh Greja, Desa Pulosari, kembali terlihat pada Kamis, 13 Agustus 2026. Jalan desa yang selama ini rusak parah dan sering menyebabkan pengendara motor jatuh akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Kerusakan jalan tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan. Karena belum ada penanganan dari pihak terkait, warga memutuskan mengambil inisiatif sendiri.

“Alhamdulillah dengan guyup rukun, warga Dukuh Greja akhirnya bisa memperbaiki jalan ini. Kami sudah capek lihat banyak yang jatuh dari motor di sini,” ujar salah satu warga.

Perbaikan jalan ini terlaksana berkat kepedulian donatur dan iuran warga masyarakat Dukuh Greja. Seluruh anggaran dikumpulkan secara transparan dan langsung digunakan untuk material serta tenaga kerja.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerhati lingkungan hidup *Bravo Mawar Hijau* yang kebetulan meninjau langsung lokasi. Kehadiran lembaga tersebut menambah semangat warga agar perbaikan tidak hanya dilakukan, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar.

Ini contoh nyata kepedulian masyarakat. Ketika ada masalah, disikapi bersama. Kami dari Bravo Mawar Hijau siap mendukung gerakan-gerakan positif seperti ini,” kata perwakilan Bravo Mawar Hijau ketua kuswandi di lokasi.

Warga berharap perbaikan swadaya ini bisa menjadi perhatian pemerintah desa maupun kabupaten, agar ke depan ada penanganan permanen dan tidak hanya mengandalkan iuran warga.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa dalam menyelesaikan persoalan secara mandiri.

Salam indonesia lestari
Bravo mawar hijau dpd pemalang

Breaking news kabar seputar pemalang pemerhati lingkungan hidup sinergi tentang kepedulian lingkungan masyarakat

BREAKING NEWS KABAR SEPUTAR PEMALANG PEMERHATI LINGKUNGAN HIDUP MAWAR HIJAU DPD PEMALANG KEGIATAN

Sinergi dan Kepedulian Masyarakat Hadapi Kekeringan di Kecamatan Randudongkal

*Pemalang, 13 Agustus 2026* – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup dan masyarakat terdampak, DPD BRAVO Mawar Hijau Pemalang turut hadir dan bersinergi dalam *Kegiatan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan* yang dilaksanakan di Kecamatan Randudongkal Tahun 2026.

Kegiatan ini ditandai dengan pembukaan Pos Lapangan Tanggap Darurat Bencana yang menjadi pusat koordinasi penyaluran bantuan dan pemantauan kondisi kekeringan di wilayah Randudongkal.

DPD BRAVO Mawar Hijau Pemalang sebagai pemerhati lingkungan hidup hadir di lapangan untuk mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan dampak kekeringan. Bentuk sinergi ini meliputi edukasi konservasi air, pendataan titik-titik krisis air bersih, serta penguatan kepedulian masyarakat agar lebih siap menghadapi perubahan iklim.

Kekeringan adalah salah satu dampak nyata perubahan iklim yang harus kita hadapi bersama. Melalui posko ini, kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan masyarakat punya ruang untuk gotong royong menjaga lingkungan,” ujar perwakilan DPDBRAVO Mawar Hijau Pemalang di lokasi kegiatan.

Kegiatan tanggap darurat ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga sumber daya air dan lingkungan di Kabupaten Pemalang.

DPDBRAVO Mawar Hijau Pemalang berkomitmen untuk terus mengawal isu lingkungan dan bencana hidrometeorologi, serta membangun kolaborasi dengan semua pihak demi Pemalang yang tangguh dan lestari.

DPD bravoMawarHijau #PeduliLingkungan hidup #TanggapDarurat #Randudongkal #Pemalang*SALAM INDONESIA LESTARI

Breaking news kabar pemalang paguyuban trevel pemalang selatan adakan gelar santunan anak yatim dalam rangka HUT -RI yg ke 81

Breaking news bravo mawar hijau Dpd pemalang paguyuban trevel pmlng selatan
Sambut HUT RI ke-81, Paguyuban Anak Travel Pemalang Selatan Sinergi dengan Bravo Mawar Hijau Gelar Santunan Anak Yatim di Desa Kreyo*

*PEMALANG* — Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Paguyuban Anak Travel Pemalang Selatan bersinergi dengan pemerhati lingkungan hidup Bravo Mawar Hijau DPD Pemalang menggelar kegiatan santunan anak yatim di Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan. Selain santunan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan desa.

Ketua Bravo Mawar Hijau DPD Pemalang, Bapak Kuswandi, hadir langsung dan mengapresiasi inisiatif paguyuban.
“Kami dari Bravo Mawar Hijau siap bersinergi dengan komunitas mana pun yang punya semangat peduli sesama. Anak yatim harus kita rangkul, lingkungan juga harus kita jaga. Ini sejalan dengan semangat kemerdekaan,” kata Bapak Kuswandi.

Sementara itu, Kepala Desa Kreyo, Bapak Suheri, juga menyampaikan terima kasih.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Anak Travel Pemalang Selatan dan Bravo Mawar Hijau DPD Pemalang. Semoga semua diberi kesehatan dan kelancaran. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa untuk warga Kreyo,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan kegiatan sosial di Pemalang Selatan tidak hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga menguatkan kesadaran lingkungan di tingkat desa.

*Tentang:*
*Paguyuban Anak Travel Pemalang Selatan*: Wadah silaturahmi pelaku usaha jasa travel asal Pemalang Selatan yang aktif dalam kegiatan sosial.
*Bravo Mawar Hijau DPD Pemalang*: Organisasi pemerhati lingkungan hidup yang fokus pada edukasi, aksi bersih, dan penghijauan di wilayah Pemalang.

*Narahubung*:
[Mr xx & No HP082317723478 mawar hijau news]

Breaking news kabar pemalang ketua bravo mawar hijau pemalang Dampingi warga ke polres purbalingga ,

*DPD Bravo Mawar Hijau Pemalang Dampingi Warga Clekatakan, Kawal Proses ke Polres Purbalingga*
_Senin, 15 Juni 2026 | Pemalang, Jawa Tengah_

*PEMALANG* – Ketua DPD Bravo Mawar Hijau Kabupaten Pemalang diminta warga Pemalang untuk menjadi pendamping dalam kasus yang dilaporkan Sumiati, warga Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Permohonan itu disampaikan langsung kepada Ketua DPD pada Senin 15/6/2026. Sumiati memohon Bravo Mawar Hijau mendampingi proses pelaporan ke Unit PPA terkait dugaan tindakan pelaku berinisial J, warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Pendampingan rencananya dilakukan dari Pemalang hingga ke Polres Purbalingga sesuai petunjuk arahan proses hukum.

“Kami menerima permintaan warga Pemalang untuk hadir sebagai penengah dan pendamping. Tugas kami memastikan korban didengar, haknya dipenuhi, dan proses di PPA Polres Purbalingga berjalan sesuai prosedur,” ujar Ketua DPD Bravo Mawar Hijau Kab. Pemalang.

Saat ini tim Bravo Mawar Hijau sudah melakukan asesmen awal, menyusun kronologi, dan menyiapkan dokumen pendampingan. Pengawalan akan dimulai dari Pemalang menuju Polres Purbalingga untuk mendampingi Sumiati saat memberikan keterangan.

“Prinsip kami jelas: berpihak pada perlindungan korban, menjunjung hukum, dan menjaga komunikasi berimbang antara semua pihak,” tegas Ketua DPD.

Bravo Mawar Hijau membuka posko aduan bagi warga Pemalang dan sekitar yang membutuhkan pendampingan kasus serupa.

_Kontak Media:_
DPD Bravo Mawar Hijau Kabupaten

Breaking news kabar Pemalang BRAVO MAWAR HIJAU diundang acara musyawarah desa kreyo pertanggung jawaban tahun 2025

Breaking news kabar Pemalang Aktivis lingkungan hidup di undang pemerintah DS kreyo perihal Musyawarah Desa Kreyo & RAT Koperasi Merah Putih 2025 – Bravo Mawar Hijau Kawal Penggunaan Dana Desa

Kreyo, Pemalang – Sebuah momentum penting berlangsung di Balai Desa Kreyo, Kecamatan Randu Dongkal, Kabupaten Pemalang, pada Kamis (16/4/2026). Rapat yang digelar dalam rangka pertanggungjawaban BUMDes Kreyo Tahun 2025 sekaligus Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Merah Putih Kreyo Tahun 2025 ini dihadiri oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Randu Dongkal, yakni Camat, Kapolsek, Danramil, serta Babinsa setempat.

Sambutan Kepala Desa: Fokus Pengolahan Sampah dan Pembangunan 3 Titik

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kreyo memaparkan sejumlah program strategis yang telah dimusyawarahkan. Pertama, terkait pengelolaan sampah desa yang akan diintegrasikan dengan program Koperasi Merah Putih. Anggaran yang digunakan bersumber dari Dana Desa Kreyo.

“Setelah melalui proses musyawarah, disepakati ada 3 titik lokasi yang akan dibangun untuk menunjang pengelolaan sampah dan operasional koperasi. Ketiga titik tersebut sudah melalui tahap survei lapangan,” ujar Kades Kreyo di hadapan peserta rapat.

Ketahanan Pangan: Anggaran Rp280 Juta

Salah satu poin krusial dalam pertanggungjawaban tersebut adalah alokasi untuk program ketahanan pangan Desa Kreyo. Nilai anggaran yang digelontorkan mencapai kurang lebih Rp280.000.000 (dua ratus delapan puluh juta rupiah). Angka ini akan digunakan untuk mengoptimalkan produktivitas pangan lokal serta memperkuat cadangan pangan desa.

Peran Bravo Mawar Hijau: Lembaga Kontrol dari Masyarakat

Yang menarik, pengawasan jalannya proyek-proyek tersebut tidak hanya mengandalkan aparat desa. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bravo Mawar Hijau Kabupaten Pemalang hadir sebagai lembaga kontrol yang mewakili suara warga masyarakat. Organisasi ini secara aktif mengawasi setiap tahapan, mulai dari perencanaan, survei lokasi, hingga realisasi anggaran.

“Kami adalah perwakilan masyarakat yang bertugas memastikan proyek-proyek desa, termasuk pengelolaan sampah, operasional koperasi, dan ketahanan pangan, berjalan transparan dan akuntabel. Setiap rupiah Dana Desa harus bisa dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan DPD Bravo Mawar Hijau Pemalang.

Harapan Sinergi

Di akhir sambutannya, aparat pemerintah Desa Kreyo dan Bravo Mawar Hijau menyampaikan harapan besar agar kerja sama sinergis antara pemerintah desa, Muspika, dan lembaga masyarakat tetap terjaga. “Semoga kerjasama yang solid ini terus berlanjut untuk kemajuan desa. Salam Indonesia Lestari!” pungkas perwakilan Bravo Mawar Hijau.

Dengan adanya pengawasan dari elemen masyarakat seperti Bravo Mawar Hijau, warga Desa Kreyo berharap pembangunan tiga titik lokasi dan program ketahanan pangan dapat berjalan tepat sasaran, bebas dari penyimpangan, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/tim jurnalis)

Breaking news kabar Pemalang team investigasi bravo mawar hijau kritisi jembatan di DS Wisnu yg mengalami pergeseran struktur &membahayakan masyarakat

Breaking news kabar Pemalang team investigasi mawar hijau kritisi pergeseran jembatan di DS Wisnu

Pemalang, 6 Februari 2026 – Akses jalan Semingkir–Majakerta untuk sementara ditutup menyusul kondisi salah satu jembatan di Desa Wisnu yang mengalami pergeseran struktur serius dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Penutupan dilakukan setelah Tim Bravo Mawar Hijau melakukan pantauan langsung di lapangan dan menemukan adanya pergeseran pada badan jembatan yang berpotensi semakin parah apabila terus dilalui kendaraan, khususnya kendaraan bermuatan berat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas hingga risiko ambruk.
Anggota Tim Bravo Mawar Hijau, Sdr. Anto, menyampaikan bahwa situasi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kondisi jembatan ini sangat mengkhawatirkan dan tidak aman. Kami meminta Pemda segera merespons cepat, melakukan penanganan darurat, dan memastikan keselamatan masyarakat. Jangan menunggu sampai ada korban,” tegasnya.
Bravo Mawar Hijau menilai bahwa wilayah Desa Wisnu dan sekitarnya merupakan kawasan yang rentan terhadap dampak cuaca ekstrem dan pergerakan tanah, sehingga pengawasan dan perawatan infrastruktur tidak boleh lalai. Penutupan jalan harus dibarengi dengan tindakan cepat, bukan sekadar imbauan.
Melalui rilis ini, Bravo Mawar Hijau mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, dan Dinas Perhubungan, untuk:
Segera melakukan pengamanan lokasi dan pemasangan rambu peringatan,
Melakukan pemeriksaan teknis dan kajian struktur jembatan,
Menyediakan jalur alternatif yang aman dan jelas bagi masyarakat,
Menyampaikan informasi terbuka dan perkembangan penanganan kepada publik.
Sementara itu, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tidak melintasi jalur Semingkir–Majakerta hingga dinyatakan aman serta tetap mengutamakan keselamatan.
Keselamatan warga adalah hukum tertinggi. Respons cepat pemerintah menjadi penentu, apakah bencana bisa dicegah atau justru dibiarkan terjadi.
Bravo Mawar Hijau
DPD Kabupaten Pemalang
Peduli Lingkungan, Keselamatan, dan Kemanusiaan

Breaking news kabar Pemalang Banjir bandang terjang Pulosari&moga Pemalang Darurat banjir

BANJIR BANDANG TERJANG PULOSARI–MOGA, AKSES JALAN TERPUTUS: PEMALANG DARURAT BENCANA EKOLOGIS
Pemalang, 24 Januari 2026 —
Banjir bandang kembali menerjang wilayah selatan Kabupaten Pemalang. Kali ini, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir.
Peristiwa banjir bandang terjadi pada malam hingga dini hari, Jumat (23/24 Januari 2026). Luapan air bercampur lumpur dan material kayu menerjang wilayah Pulosari dan Moga, menyebabkan akses jalan Karangsari–Pulosari terputus total akibat tertutup lumpur tebal, bebatuan, serta potongan kayu dari hulu.
Bencana ini bukan kejadian tunggal. Sekitar empat hari sebelumnya, longsor juga terjadi di Desa Wisnu, Kecamatan Randudongkal, yang mengindikasikan adanya kondisi lingkungan yang sudah sangat rentan dan tidak stabil, terutama di kawasan lereng Gunung Slamet.
Ketua Bravo Mawar Hijau (BMH) DPD Kabupaten Pemalang, Zaenal Mutaqin, S.H, menegaskan bahwa banjir bandang ini merupakan dampak nyata dari kerusakan lingkungan yang terjadi secara sistematis dan dibiarkan.
“Ini bukan semata bencana alam, tetapi bencana ekologis. Penebangan hutan untuk pembukaan lahan pertanian baru di lereng Gunung Slamet telah menghilangkan fungsi resapan air dan penahan tanah. Ketika hujan deras turun beberapa hari, alam merespons dengan banjir bandang dan longsor,” tegas Zaenal Mutaqin.
Ia menilai, rangkaian bencana yang terjadi di Wisnu, Pulosari, dan Moga menunjukkan bahwa Kabupaten Pemalang sudah berada dalam kondisi darurat bencana ekologis.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keselamatan keluarga, karena potensi banjir susulan sangat besar. Pemerintah daerah juga harus jujur mengakui bahwa ini adalah kegagalan tata kelola lingkungan,” lanjutnya.
Bravo Mawar Hijau mendesak agar pemerintah daerah tidak lagi bersikap reaktif dengan menunggu bencana terjadi, melainkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap alih fungsi lahan, perizinan, serta pengawasan kawasan lindung, khususnya di wilayah lereng Gunung Slamet.salam Indonesia hijau lestari bravo mawar hijau bravo mawar hijau Pemalang