Breaking news kabar nasional munculnya sang sutan asal bugis sekarang di fak-fak papua barat

*FAKFAK —* Munculnya sosok tokoh asal Bugis yang menetap di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat. Ia dikenal dengan sebutan _Sang Sutan_, Pace Amir Bugis Pasolle, putra kelahiran Bugis yang kini mengabdi dan diangkat sebagai bagian dari masyarakat Fakfak.

Di tengah catatan panjang tahun-tahun sebelumnya yang diwarnai janji-janji dari pemerintah maupun pihak swasta yang tak kunjung ditepati, kehadiran Amir Bugis Pasolle membawa harapan baru. Tekadnya sederhana namun kuat: mendorong Fakfak Papua Barat melangkah lebih maju melalui kerja sama, sinergi, dan komitmen bersama.

Membangun dengan Ikhlas dan Kesabaran*

Dalam pertemuannya dengan warga, Pace Amir menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan jika hanya bertumpu pada satu pihak.

“Jadilah manusia yang bermanfaat untuk diri kita dan untuk orang lain,” ucapnya. Kalimat itu ia jadikan pegangan sekaligus pesan moral yang terus ia gaungkan.

Moto hidup yang ia bawa — _ikhlas, sabar, dan syahadat yang lurus_ — bukan sekadar slogan. Bagi Amir, tiga kata itu adalah fondasi untuk bekerja. Ikhlas dalam memberi, sabar dalam menghadapi proses, dan lurus dalam niat serta tindakan.

“Selama ini banyak yang datang membawa janji. Tahun ini saya niat sungguh-sungguh. Tidak muluk-muluk, tapi nyata dan bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sinergi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat*

Amir menyoroti bahwa kemajuan Fakfak hanya bisa terjadi jika ada sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha swasta, tokoh adat, dan masyarakat. Ia menolak model pembangunan yang jalan sendiri-sendiri.

Menurutnya, kegagalan tahun-tahun kemarin bukan karena tidak ada dana atau program, melainkan karena kurangnya komitmen dan keberlanjutan.

“Kita butuh orang-orang yang kalau bicara ditepati. Kalau kerja, hasilnya untuk rakyat Fakfak. Bukan untuk pencitraan,” tegasnya.

Fokus ke depan yang ia dorong meliputi penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, pendidikan, serta menjaga kerukunan antar suku di Fakfak yang selama ini dikenal sebagai miniatur Indonesia Timur.

*Apresiasi Warga*

Langkah Sang Sutan ini mendapat sambutan positif. Sejumlah tokoh masyarakat Fakfak menilai kehadiran Amir membawa angin segar karena ia datang bukan membawa kepentingan pribadi, melainkan semangat pengabdian.

“Beliau ini Bugis, tapi hatinya sudah Fakfak. Kita butuh pemimpin dan tokoh seperti ini, yang acung jempol karena niatnya mulia,” kata salah satu warga.

Di tengah dinamika Papua Barat yang terus mencari wajah pembangunan yang inklusif, sosok Amir Bugis Pasolle menjadi contoh bahwa kemajuan daerah bisa dimulai dari niat tulus satu orang, lalu dirangkai menjadi gerakan bersama.

*Fakfak kini menatap ke depan.* Dengan semangat _ikhlas, sabar, dan syahadat lurus_, harapan agar Papua Barat, khususnya Fakfak, lebih maju, tidak lagi sekadar wacana. Salam indonesia lestari

Bagikan:

Kabar Lainnya

Breaking news kabar jateng bravo mawar...
BREAKING NEWS BRVO MAWR HIJU PERS RESMI KELUARGA BESAR MAWAR HIJAU surat tanggapan *Nomor: 001/Rilis-PA/PA-Slw/X/2026...
Breaking news kabar nasional team mawar...
Breaking news kabar jawatengah — Bravo mawar hijau news melakukan klarifikasi resmi terkait aduan ke team mawar hijau ...
Breaking news kabar pemalang Delik aduan...
*BREAKING NEWS - BRAVO MAWAR HIJAU* *KABAR PEMALANG | EDISI INVESTIGASI KOPERASI NELAYAN* *Jumat, 09 Oktober 2026 | ...
Breaking news kabar seputar kota tegal...
*BREAKING NEWS - SEPUTAR KOTA TEGAL MAWAR HIJAU NEWS JUMAT, 09 OKTOBER 2026 - 09.00 WIB SETAHUN BERJUANG MENCERDAS...
Breaking news kabar tegal jawa tengah...
BREAKING NEWS KABAR TEGAL JATENG POTRET SANG LEGENDA - MR. NINO SEPUTAR Di Lapangan (The Commander):* Mr. Nino pa...
Breaking news kabar seputar kodim tegal...
*[BREAKING NEWS - kabar kodim 0712 tegal PEMERHATI LINGKUNGAN PENGAYOM HAYATI HIJAU INDONESIA* *BRAVO MAWAR ...