Breaking news Bravo mawar hijau seputar Desa Datar kab pemalang hajatan demokrasi 5 tahun
Breaking news petutar kabar desa datar bravo mawar hijau Dpd pemalang
*Pilkades Desa Datar Harus Lahirkan Pemimpin yang Paham Krisis Iklim dan Sampah Desa*
_Pemerhati Lingkungan: Jangan Ulangi Kesalahan, Pilih Kepala Desa yang Punya Roadmap Hijau_
*Pemalang, 26 Agustus 2026* – Jelang hajatan demokrasi lima tahunan di Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, sorotan publik tidak hanya tertuju pada kelengkapan administrasi para bakal calon. Isu lingkungan hidup harus menjadi syarat mutlak dalam memilih pemimpin desa ke depan.
Hal tersebut disampaikan *Bravo Mawar Hijau*, jurnalis nasional sekaligus aktivis lingkungan hidup, saat meninjau dinamika pra-Pilkades di Desa Datar.
“Desa itu garda terdepan menghadapi dampak perubahan iklim. Banjir, longsor, krisis air bersih, dan tumpukan sampah plastik sudah di depan mata. Sayangnya, visi lingkungan masih sering dianggap pelengkap dalam kontestasi Pilkades,” ujar Bravo.
Ia mengapresiasi langkah proaktif para bakal calon seperti Sugeng Muna Paudan yang sudah mulai berkonsultasi ke panitia untuk memastikan administrasi tertib. Namun menurutnya, tertib administrasi harus diikuti tertib ekologi.
*Bravo menekankan 3 tuntutan kepada seluruh Bakal Calon Kades Desa Datar:*
1. *Transparansi Tata Kelola Sumber Daya*: Ada peta lahan kritis, mata air, dan hutan desa yang dijaga dari alih fungsi.
2. *Program Sampah Berbasis Masyarakat*: Tidak lagi membakar atau membuang ke sungai. Wajib ada bank sampah dan komposter di tiap RW.
3. *Anggaran Desa untuk Adaptasi Iklim*: Dana Desa harus dialokasikan untuk reboisasi, biopori, sumur resapan, dan energi terbarukan skala rumah tangga.
“Jangan sampai kita memilih pemimpin hanya karena pandai pidato. Tanya mereka: bagaimana rencana menangani erosi di lereng, bagaimana melindungi sumber air, dan bagaimana memutus rantai sampah plastik di warung-warung,” tegas Bravo.
Ia juga mendorong Panitia Pilkades Desa Datar untuk memasukkan aspek rekam jejak lingkungan sebagai bagian dari sosialisasi ke warga. Demokrasi desa yang sehat harus melahirkan pemimpin yang tidak hanya bersih administrasi, tapi juga bersih dari praktik merusak lingkungan.
“Kami sebagai pemerhati akan mengawal. Pilkades 2026 di Desa Datar bisa jadi contoh nasional: bahwa desa bisa maju tanpa merusak alamnya,” tutup Bravo.
*Narahubung Media:*
Bravo Mawar Hijau
Jurnalis Nasional | Aktivis Lingkungan Hidup
Email: [kontak media]082317723478





Leave a Reply