Archives Mei 2025

Koprasi merah putih segera atasi masyarakat yg utang pinjol dan koprasi liar di tiap desa

**BREAKING NEWS: Kabar Tegal, Jawa Tengah – Pembentukan Koperasi Merah Putih untuk Lawan Pinjol Ilegal!**

Pemerintah Kabupaten Tegal, bersama **Babinsa** dan **Babinkamtibmas**, segera membentuk **Tim Khusus TEPIS** (Tim Penindak Pinjaman Ilegal) untuk memberantas maraknya **koperasi ilegal dan pinjol liar** yang meresahkan masyarakat.

### **Langkah Strategis:**
1. **Pendirian Koperasi Merah Putih** di Setiap Desa
– Koperasi ini akan menjadi alternatif resmi bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman dengan syarat mudah dan bunga rendah.
– Bertujuan mengalihkan ketergantungan warga dari pinjol ilegal yang memberatkan.

2. **Razia & Pembubaran Koperasi/Pinjol Ilegal**
– Tim gabungan akan mengumpulkan data dan menindak tegas lembaga keuangan tanpa izin.
– Sosialisasi bahaya pinjol ilegal akan digencarkan hingga ke pelosok desa.

3. **Gerakan “Salam Indonesia Hijau Lestari” & “Bravo Mawar Hijau”**
– Program ini mendorong kemandirian ekonomi warga melalui koperasi berbasis lingkungan dan UMKM.

### **Respons Masyarakat:**
Warga menyambut positif langkah ini, berharap bisa terbebas dari jeratan utang pinjol yang sering menjerat dengan bunga tinggi dan ancaman.

**#TegalBebasPinjolIlegal #KoperasiMerahPutih #IndonesiaHijauLestari #BravoMawarHijau**
Salam Indonesia hijau lestari bravo mawar hijau

Koprasi merah putih bangkit serentak di seluruh Indonesia

**BREAKING NEWS: Desa Pesarean Bentuk Koperasi Merah Putih Dukung Program Presiden Prabowo Subianto**

*Tegal, Kabar Kabar* – Desa Pesarean, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, menggelar **musyawarah desa khusus** untuk membahas pembentukan **Koperasi Desa Merah Putih** sebagai bagian dari program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, **Bapak Prabowo Subianto**.

### **Dukungan Penuh Babinsa dan Pemerintah Desa**
Dalam rapat tersebut, **Babinsa Pesarean, Sertu Daryanto**, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. **”Program koperasi ini sangat strategis untuk memajukan ekonomi desa, sesuai visi-misi Pak Prabowo Subianto dalam mensejahterakan masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia,”** tegasnya.

### **Tujuan Koperasi Merah Putih**
Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi warga melalui:
– Pemberdayaan UMKM lokal
– Akses permodalan yang lebih mudah
– Peningkatan hasil pertanian dan perdagangan desa
– Sinergi dengan program pemerintah pusat

### **Sambutan Masyarakat**
Warga Desa Pesarean menyambut antusias rencana ini, menganggapnya sebagai langkah nyata pemerataan kesejahteraan. **”Kami siap mendukung Koperasi Merah Putih untuk kemajuan desa,”** ujar salah satu peserta musyawarah.

### **Salam Indonesia Hijau Lestari! Bravo Mawar Hijau!**
Program ini juga sejalan dengan semangat **Gerakan Indonesia Hijau** yang digaungkan pemerintah, memperkuat ketahanan ekonomi dan lingkungan desa.

*Laporan: Tim Kabar Kabar Tegal*
*#EkonomiDesa #KoperasiMerahPutih #PrabowoSubianto #DesaPesarean #IndonesiaHijau*

Salam Indonesia hijau lestari bravo mawar hijau

Bravo mawar hijau bangkit bersama pemerintah Tegal Jateng

Breaking news kabar Tegal Jawa Tengah aktivis lingkungan hidup bravo mawar hijau bangkit bersama pemerintah Tegal Jawa Tengah

Berdasarkan informasi yang tersedia, aktivis lingkungan hidup Bravo Mawar Hijau telah melakukan kegiatan penghijauan di Pulo Kodok, Tegal, Jawa Tengah, pada 9 Mei 2025, untuk memperingati Hari Bumi. Mereka berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tegal dalam upaya pelestarian lingkungan.

Rencana ke depan yang diantisipasi mencakup:
– *Audensi dengan Gubernur Jawa Tengah*: Membahas kerusakan lingkungan hidup di Kabupaten Tegal dan fakta di lapangan terkait galian C yang menyebabkan kerusakan lingkungan.
– *Pembentukan Pos Shelter Pengawasan*: Berkolaborasi dengan aparat dan komunitas peduli lingkungan untuk memantau dan mengawasi kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan di Sawangan.
– *Doa Bersama*: Mengundang kyai, ustad, ulama, dan tokoh masyarakat untuk berdoa bersama dalam rangka memperingati HUT Pemda Kabupaten Tegal dan mempromosikan pelestarian lingkungan.

Dalam konteks pengawasan lingkungan hidup di Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai kegiatan, seperti ¹:
– *Sosialisasi Penyuluhan Penerangan Hukum Pembinaan Masyarakat Taat Hukum*
– *Workshop Sinergitas Gerakan PBLHS Dalam Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Daerah*
– *Pengawasan dan Penilaian PROPER* untuk perusahaan yang memiliki komitmen menjaga lingkungan

Upaya-upaya ini menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Jawa Tengah.bersama ini ketua DPD PHHI bravo mawar hijau Kab tegal pa geger Angga saputra SH ..dan para bidang bidang segera bangkit salam Indonesia hijau lestari bravo mawar hijau

Bravo mawar hijau dukung PT di kab Tegal yg mendukung kesejahteraan masyarakat dan kurangi pengangguran

Breaking news kabar Tegal Jawa tengah perihal kegiatan yg selama ini mungkin banyak kontropersi  pro dan kontra dan larinya pasti ada kepentingan dlm hal ini team mawar temui ujung dan menyimpulkan dari PT eka cipta Tegal ,lebih menyampaikan adalah komsos komunikasi sosial. Jadi tidak menimbulkan kecemburuan sosial dan selama ini wajar

Dan yg paling penting berdiri nya PT Eka cipta Tegal berdiri di DS kalikangkung dampak

Positif,dalam hal ini mensejahterakan lingkungan sekitar,dalam hal ini kurangi pengangguran,dan yg larinya ketahan pangan

Berikut adalah respons yang lebih terstruktur dan jelas terkait PT Eka Cipta Tegal:

**1. Visi & Misi Selaras dengan Pemerintah**
PT Eka Cipta Tegal disebut memiliki komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam hal kesejahteraan masyarakat dan lingkungan, khususnya di Desa Kalikangkung, Kabupaten Tegal. Hal ini sejalan dengan upaya penciptaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran, termasuk bagi lulusan sarjana.

**2. Proses Perizinan dan Dukungan Dinas Lingkungan Hidup**
– **Legalitas**: Proses perizinan dinyatakan aman, termasuk dokumen **UKL-UPL** (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) yang sedang dalam tahap penyelesaian.
– **Pernyataan DLH Kabupaten Tegal**: Dinas Lingkungan Hidup setempat menegaskan tidak ada masalah dengan operasional perusahaan, asalkan sesuai prosedur.

**3. Pro-Kontra Masyarakat**
– **Dinamika Wajar**: Perbedaan pendapat (pro-kontra) di masyarakat diakui sebagai hal yang normal, terutama karena melibatkan berbagai kepentingan.
– **Fokus Solusi**: Perusahaan berkomitmen memperbaiki kekurangan yang ada, dengan tujuan akhir memberikan manfaat ekonomi dan ekologis.

**4. Dampak Positif untuk Daerah**
– **Pengurangan Pengangguran**: Kehadiran perusahaan diharapkan menyerap tenaga kerja lokal, termasuk lulusan terdidik.
– **Kesejahteraan Lingkungan**: Klaim “Indonesia Hijau Lestari” menunjukkan dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan.

**5. Ajakan Kolaborasi**
Pesan “Bravo Mawar Hijau” mungkin merujuk pada gerakan atau kelompok pendukung yang diajak untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi.

**Catatan Kritis**:
– **Transparansi**: Penting untuk memastikan bahwa proses UKL-UPL benar-benar transparan dan melibatkan partisipasi publik.
– **Dampak Lingkungan Jangka Panjang**: Perlunya pemantauan independen untuk memastikan tidak ada degradasi lingkungan di masa depan.

**Kesimpulan**:
PT Eka Cipta Tegal menekankan manfaat ekonomi dan legalitas perizinannya, namun perlu terus membangun dialog dengan masyarakat untuk menjawab kekhawatiran yang muncul. Dukungan dari pemangku kepentingan akan kuat jika diiringi dengan praktik bisnis yang akuntabel dan berkelanjutan.salam Indonesia hijau lestari bravo mawar hijau

*Salam Lestari!* 🌱

Semakin ganas dan meraja Lela penggarap lahan petani kentang

Breaking news kabar kab Tegal sawangan Bumijawa tentang keluhan sang pecinta peduli lingkungan hidup

Relawan Gunung Slamet Di Intimidasi dan Di ancam Pake Sajam Saat Monitoring Hutan Lindung.

Bravo mawar hijau – Pada tahun 2023, relawan peduli lingkungan melaksanakan kegiatan monitoring di Hutan Lindung kawasan Dukuh Sawangan, Kabupaten Tegal. Dalam kegiatan tersebut, mereka menemukan kerusakan masif akibat aktivitas pertanian komoditas kentang yang dilakukan oleh oknum-oknum. Dari hasil monitoring ini, akhirnya Pemerintah Kabupaten Tegal memutuskan untuk menutup kawasan Hutan Lindung (HL) seluas 49 hektar pada bulan November 2023.

Namun, pasca penutupan, para relawan kembali melakukan monitoring pada bulan Januari 2025 dan mendapati bahwa masih ada aktivitas penggarapan oleh petani di kawasan Hutan Lindung tersebut. Berdasarkan temuan ini, Perhutani kembali melakukan penutupan untuk kegiatan pertanian pada bulan Februari 2025.

Pada bulan Mei 2025, relawan kembali melakukan monitoring dan mendapati bahwa aktivitas penanaman oleh petani di Hutan Lindung masih berlangsung. Kali ini, mereka menghadapi situasi yang jauh lebih buruk, dengan penghadangan, ancaman menggunakan senjata tajam (sajam), serta provokasi dari oknum-oknum yang terlibat. Kejadian ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi para relawan dalam menjaga kelestarian Hutan Lindung di wilayah tersebut.

Cerita Kejadian dua orang relawan lingkungan sebut saja A dan D. Waktu itu,
Pada Sabtu, 10 Mei 2025. A dan B, melakukan kegiatan monitoring Hutan Lindung di Area Petak 48 Guci, tepatnya di Dukuh Sawangan, Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

A dan B berangkat dari Bumijawa sekitar pukul 09.00 WIB dan sampai di lokasi pukul 09.30 WIB. Setibanya di perbatasan antara Hutan Produksi dan Hutan Lindung, A dan B melihat banyak petani, baik ibu-ibu, bapak-bapak, maupun anak muda, yang sedang sibuk menggarap lahan dan beberapa di antaranya sedang memanen hasil pertanian.

A dan B melanjutkan perjalanan menuju bagian dalam hutan dan bertemu dengan seorang warga yang sedang membuat bedengan baru. A dan B pun bertanya kepadanya, “Sudah berapa lama Anda mencangkul lahan ini?” Warga tersebut menjawab bahwa dia sudah dua hari mencangkul untuk menyiapkan lahan.

Tak jauh dari lokasi tersebut, A dan B mendapati banyak garapan dan aktivitas warga lainnya yang sedang mengolah lahan tersebut. A dan B terus berjalan menuju arah Tanggeman, dan saat itu kami merasakan ada yang mencurigakan. Seorang oknum warga mulai mengamati A dan B dengan rasa curiga. Tak lama setelah itu, oknum tersebut mulai mengintervensi A dan B dan mengancam dengan nada yang keras, bahkan mulai memprovokasi warga lain di lokasi tersebut.

A dan B yang hanya berdua merasa terancam, sehingga A dan B memutuskan untuk menghindar dan menjauh ke arah selatan. Namun, provokasi dan ancaman dari oknum tersebut semakin intens. Bahkan, oknum tersebut ada yang membawa sajam dan mulai mengarahkan warga untuk menghadang A dan B, serta merampas dan menghancurkan peralatan yang A dan B bawa.

Dalam situasi yang semakin terdesak, A dan B berusaha tetap tenang dan mencari sinyal untuk memberitahu pihak berwenang tentang keadaan kami yang terancam. A dan B berhasil menghubungi Polsek Bumijawa, Ketua SAR Kecamatan Bumijawa, Ketua Reksa Bumi, serta rekan-rekan dari Jaga Rimba yang siap membantu proses evakuasi kami.

Sekitar pukul 11.30 WIB, A dan B berhasil turun dari kawasan hutan dan dijemput oleh salah satu perangkat desa, tokoh pemuda, serta beberapa rekan dari Jaga Rimba. A dan B kemudian mampir ke rumah Pak Dodi, seorang relawan di Sigedong, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bumijawa pada pukul 14.00 WIB. Di sana, A dan B melakukan koordinasi dengan Polsek Bumijawa, yang turut hadir juga Babinsa dari Koramil untuk membantu situasi ini.

Kejadian ini memberikan pengalaman yang sangat berharga sekaligus mengkhawatirkan bagi A dan B sebagai relawan yang bertugas untuk menjaga kelestarian Hutan Lindung. A Dan B berharap ada perhatian lebih dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan agar pengelolaan kawasan hutan dapat berjalan dengan baik demi keberlanjutan lingkungan.dalam hal ini pemerintah kab Tegal harus tegas sesuai visi dan misi bupati terpilih Tegal luwih apik ,dan harus mendukung juga dalam rangka gunung Slamet menjadi taman Nasional,surat perintah segera di bikinkan dan bikinkan MOU antara pemerintah dgn aktivis lingkungan hidup dan para komunitas secara tertulis,salam Indonesia hijau lestari Bravo mawar hijau

Sabda alam polemix di sawangan Sigedong Bumijawa

Breaking news kabar kab Tegal sawangan Bumijawa Jawa sabda alam HBS ngumpul bahas monitoring sawangan di dlh ada kabar tentang kejadian

kebakaran rumah semi permanen milik Bapak Muheni di Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, pada tanggal 16 Mei 2025, sekitar jam 02:30 WIB, telah diterima.

Berikut adalah rangkuman laporan:

– Kerugian: Sekitar Rp 30 jutaan
– Kronologi: Api sudah besar saat warga mulai berdatangan, sehingga tidak bisa melakukan pertolongan darurat
– Korban jiwa: Nihil, karena rumah tidak dihuni oleh pemiliknya saat kejadian
– Barang yang terbakar: Kayu bahan bangunan, bibit kentang, dan seluruh isi rumah

Laporan ini akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait, termasuk Bapak Camat Bumijawa, Bapak Danramil, dan Bapak Kapolsek Bumijawa, untuk penanganan lebih lanjut dan bantuan kepada korban.salam Indonesia hijau lestari

Turun gunung ustad Ibrahim silahturahmi ke aktivisvis lingkungan hidup Bravo mawar hijau

Breaking news kabar kabupaten Tegal Bravo mawar hijau DS sankanjaya kec balapulang tentang kegiatan

Silaturahmi antara Kepala Pondok Pesantren Ki Ageng Panglencer Putih, Ustad Ibrahim, dengan aktivis lingkungan hidup Bravo Mawar Hijau, merupakan langkah positif dalam membangun kerja sama dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat, khususnya di Pondok Pesantren.

*Visi Program Pengembangan Ekonomi*

Pengembangan ekonomi menengah yang diusulkan oleh Ustad Ibrahim dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar pondok pesantren. Dengan kerja sama yang baik antara pondok pesantren dan aktivis lingkungan hidup, program ini dapat berjalan dengan lebih efektif dan berkelanjutan.

*Kegiatan untuk Anak Pondok Pesantren*

Menghidupkan kegiatan yang bermanfaat bagi anak pondok pesantren, seperti kegiatan lingkungan hidup dan pendidikan, dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi mereka dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, anak-anak pondok pesantren dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat.

*Promosi Pondok Pesantren*

Promosi pondok pesantren oleh Ustad Ibrahim dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama dan lingkungan hidup. Dengan menawarkan program tahfidzul Qur’an dan kegiatan lingkungan hidup, pondok pesantren dapat menjadi pusat pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.

*Kerja Sama dengan Bravo Mawar Hijau*

Kerja sama antara Pondok Pesantren Ki Ageng Panglencer Putih dan Bravo Mawar Hijau dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat tentang pentingnya kerja sama dan partisipasi dalam menjaga lingkungan hidup. Dengan demikian, kegiatan pelestarian lingkungan hidup dapat berjalan dengan lebih efektif dan berkelanjutan.

Salam Indonesia Hijau Lestari Bravo Mawar Hijau!

Keluh kesah pembuang sampah di TPA Curug

Breaking news kabar kabupaten Tegal tentang aduan pembuang sampah dari pemulung pembuang sampah dari desa se kabupaten Tegal sangat kecewa karena ada pungutan oknum yg berperan di TPA Curug

Polemik terkait pengelolaan sampah dan isu pungli di Kabupaten Tegal, khususnya di TPA Curug, tampaknya menjadi perhatian serius. Berdasarkan informasi yang berikan, ada dugaan bahwa ada permainan tidak sehat dalam pengelolaan sampah, termasuk kemungkinan adanya pungutan liar atau korupsi.

*Isu Korupsi dan Pungutan Liar*

Korupsi dan pungutan liar (pungli) adalah masalah serius yang dapat menghambat pembangunan dan menciptakan ketidakadilan. Dalam konteks pengelolaan sampah, korupsi dapat terjadi dalam bentuk penyalahgunaan anggaran, penyelewengan dana, atau penerimaan suap.

*Upaya Penanganan*

Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan upaya serius dari pihak berwenang, termasuk:

1. *Investigasi*: Melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap kasus korupsi dan pungli.
2. *Penindakan*: Menindak pelaku korupsi dan pungli dengan tegas.
3. *Transparansi*: Meningkatkan transparansi dalam pengelolaan sampah dan penggunaan anggaran.
4. *Partisipasi Masyarakat*: Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan kasus korupsi dan pungli.

*Peran Aktivis Lingkungan*

Aktivis lingkungan seperti Bravo Mawar Hijau dapat berperan penting dalam mengadvokasi isu lingkungan dan korupsi. Mereka dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong pemerintah untuk melakukan tindakan yang lebih efektif dalam mengatasi masalah ini.

Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan aktivis lingkungan,hidup Bravo mawar hijau diharapkan dapat tercipta pengelolaan sampah yang lebih baik dan transparan di Kabupaten Tegal.dan team mawar siap telusur di belakang layar salam lestari bravo mawar hijau

Lebarkan sayap Bravo mawar hijau bentuk aliansi di jatibogor

**BREAKING NEWS: Aktivis Lingkungan “Bravo Mawar Hijau”kab Tegal dan Bentuk Aliansi mawar hijau dan pok Petani di Jatibogor**

Tegal – Kelompok aktivis lingkungan **”Bravo Mawar Hijau”** memperluas gerakannya dengan membentuk **Aliansi Mawar Hijau Jatibogor**, sebuah wadah kolaborasi petani yang berfokus pada pengembangan pertanian berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya air.aliran sungai Cacaban untuk aliri lahan 300 ha sampai 500 ha

### **Fokus Aliansi:**
1. **Pertanian Berkelanjutan** – Mendorong praktik pertanian ramah lingkungan dan peningkatan produktivitas lahan.
2. **Pemanfaatan Sungai dari Waduk Cacaban** – Mengoptimalkan aliran air untuk irigasi dengan **pompa kreatif** hasil inovasi Ketua Aliansi, **Bapak Abdul Kodir**.

**Struktur Kepengurusan:**
– **Ketua:** Abdul Kodir
– **Sekretaris:** Suhari
– **Bendahara:** Suwarno

Aliansi ini siap berkolaborasi dengan **pemerintah Desa Jatibogor** dan pihak terkait untuk mewujudkan program yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

**#SalamIndonesiaHijauLestari** 🌿💧

Gebrak DPD kab Tegal segera audensi dgn bupati Tegal

Breaking news kabar kab Tegal,dalam hal ini rencana kegiatan aktivis lingkungan hidup bravo mawar hijau akan mengadakan audensi dgn bupati Tegal terpilih dgn tujuan silaturahmi dan bahas tentang kegiatan aktivitis lingkungan hidup serta program program penghijauan yg nantinya berkolaborasi dengan aparat pemerintahan kab Tegal dalam hal ini

Audensi DPD Kabupaten Tegal Bravo Mawar Hijau kepada Bupati Tegal: Perkenalan dan Pembahasan Program Aktivis Lingkungan Hidup

Latar Belakang
DPD Kabupaten Tegal Bravo Mawar Hijau sebagai organisasi aktivis lingkungan hidup yang berfokus pada penyelamatan lingkungan hidup, sosial, dan budaya, serta pendampingan masyarakat, ingin memperkenalkan diri dan membahas program-programnya dengan Bupati Tegal.

Visi dan Misi
Visi dan misi Bravo Mawar Hijau adalah:

– Konservasi lingkungan hidup
– Edukasi masyarakat tentang pentingnya lingkungan hidup
– Investigasi dan advokasi kasus-kasus lingkungan hidup
– Pengembangan agrowisata dan ekonomi hijau

Tujuan Audensi
Tujuan audensi ini adalah:

– Memperkenalkan DPD Kabupaten Tegal Bravo Mawar Hijau kepada Bupati Tegal
– Membahas program-program Bravo Mawar Hijau yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Tegal
– Membangun kemitraan antara Bravo Mawar Hijau dan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan masyarakat

Isu-isu yang Dibahas
Isu-isu yang akan dibahas dalam audensi ini adalah:

– Kasus-kasus lingkungan hidup yang belum terselesaikan di Kabupaten Tegal
– Pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum aparat pemerintahan desa
– Kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Tegal untuk menikmati hak kehidupan yang layak

Harapan
Kami berharap audensi ini dapat menjadi langkah awal bagi DPD Kabupaten Tegal Bravo Mawar Hijau dan Pemerintah Kabupaten Tegal untuk bekerja sama dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan masyarakat.

Salam
Salam Indonesia Hijau Lestari Bravo Mawar Hijau!