
Breaking news kabarberita seputar kab Brebes dan informasi terkait pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket C di PKBM Trimulya Widya Pratama, serta konteks dukungan Pemerintah Kabupaten Brebes terhadap pendidikan nonformal.

🏫 PKBM Trimulya Widya Pratama: Garda Depan Pendidikan Nonformal di Brebes
PKBM Trimulya Widya Pratama yang berlokasi di Dukuhmaja, Kecamatan Songgom, telah berdiri sejak 2010 dan terakreditasi B . Lembaga ini memang memiliki peran besar di bidang sosial, terutama dalam membebaskan anak-anak tidak mampu dari keterbatasan akses pendidikan formal. Beberapa program unggulannya antara lain:
· Pendidikan Kesetaraan: Menyelenggarakan program Paket A, B, dan C .
· Gerakan Kembali Bersekolah (GKB): Berpartisipasi aktif dalam program andalan Pemerintah Kabupaten Brebes yang menjaring Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Dewasa Tidak Sekolah (DTS) .
· Keterampilan Vokasi: Membekali siswa dengan kursus komputer dan mengemudi mobil .
· Fasilitas Mandiri: Telah mampu menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri sejak 2018, sebuah prestasi yang tidak dimiliki semua PKBM .

📜 Sinergi Program GKB dengan Pemerintah Kabupaten Brebes
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pendidikan telah meluncurkan program unggulan bernama Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Program ini secara khusus menargetkan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Dewasa Tidak Sekolah (DTS) untuk kembali mengenyam pendidikan hingga setara SMA .
PKBM Trimulya Pratama adalah salah satu ujung tombak pelaksanaan program ini di wilayah Songgom. Data menunjukkan bahwa program ini berhasil menjaring puluhan ATS setiap tahunnya untuk kembali bersekolah di PKBM tersebut .
🏛️ Dukungan Pemerintah dan Seruan untuk Lebih Peduli
Berdasarkan aspirasi yang disampaikan, terdapat harapan besar agar pemerintah daerah (Pemkab Brebes) lebih mendekat dan memaksimalkan dukungan ke lokasi-lokasi belajar seperti PKBM Trimulya.
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pendidikan telah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh PKBM. Bahkan, targetnya adalah setiap desa di Brebes (total 297 desa) mampu mengirimkan minimal 10 warga untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan setiap tahunnya . Dukungan ini juga diperkuat oleh DPRD yang mendorong penguatan program GKB sebagai investasi Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang .
Secara khusus, kabar baiknya adalah Pemerintah Kabupaten Brebes saat ini memang sedang gencar mengalokasikan anggaran dan bantuan untuk program Dewasa Tidak Sekolah (DTS) serta memfasilitasi PKBM . Ini adalah bukti bahwa pendidikan nonformal sudah mulai mendapatkan porsi perhatian yang lebih baik.
✨ Kesimpulan
Pelaksanaan UPK Paket C di PKBM Trimulya Widya Pratama adalah bukti nyata bahwa pendidikan nonformal berhasil menyelamatkan generasi yang putus sekolah. Pemerintah Kabupaten Brebes sejatinya telah memiliki program GKB yang visioner, dan yang dibutuhkan sekarang adalah memastikan program ini berjalan merata hingga ke pelosok, sehingga anak cucu kita ke depannya lebih pintar dan tidak tertinggal.
Apakah Anda ingin mengetahui informasi lebih detail tentang persyaratan mendaftar program Paket C di PKBM Trimulya?