
Breaking news kabar kota Tegal BRAVO MAWAR HIJAU Delik laporan – laporan aduan masyarakat di anggap insiden penting di Kota Tegal: hal pengedaran obat Aceh yg sudah meng akar ,dan terkondisikan ,yg berdampak kepada generasi penerus kita bikin rusak
Inspeksi Mendadak (Sidak) Warung Aceh oleh Wali Kota Tegal
· Waktu: Kamis, 31 Maret 2026.
· Pimpinan: Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bersama Kapolres dan BNN Kota Tegal.
· Target: 9 titik “Warung Aceh” yang diduga menjual obat keras ilegal (Daftar G).
Temuan Utama:
1. Kebocoran informasi: Mayoritas warung kosong saat tim tiba, meskipun sidak hanya diberitahukan 30 menit sebelumnya.
2. Buku catatan “Atensi”: Ditemukan buku yang diduga berisi nama-nama oknum penerima setoran dari bisnis ilegal tersebut. Wali Kota akan melaporkannya ke institusi terkait.
3. Modus operandi: Obat seperti Tramadol, Hexymer 2, Alprazolam dijual dengan sandi (Putih, Kuning, TM, Y) dan menyasar pelajar usia 13–23 tahun.
Latar Belakang:
Tindakan ini merupakan respons atas somasi terbuka dari kelompok Badan Perwakilan Netizen dan Tegal Anti Madol (25 Maret 2026) yang menuntut pemberantasan obat ilegal, penegakan hukum transparan, serta penindakan terhadap oknum pelindung.
Pernyataan Wali Kota:
Dedy Yon menekankan pentingnya kerja sama antar daerah agar peredaran obat ilegal tidak hanya berpindah tempat, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu menyelamatkan generasi muda.
Aktivis lingkungan hidup bravo mawar hijau akan kejar terus bandar dan sumber serta bemper di belakang salam Indonesia hijau lestari bravo mawar hijau