Breaking news bravo mawar hijau jateng &Lsm -DHN undang ketum mawar hijau silahturohmi bahas program dan tetap sinergi dgn pemerintah
Breaking news kabar jawa tengah Bravo mawar hijau naaional
*LSM Delik Hukum Nasional Sinergi dengan Ketum Bravo Mawar Hijau Perkuat Konservasi, Advokasi, dan Ketahanan Pangan di Jawa Tengah*
*Semarang, Jawa Tengah – 5 Mei 2026* – Pembina LSM Delik Hukum Nasional (DHN) menggelar silaturahmi dan konsolidasi program bersama Ketua Umum Aktivis Lingkungan Hidup Bravo Mawar Hijau di kantor pusat DHN. Pertemuan ini menjadi langkah awal menyatukan gerakan di bidang sosial, budaya, penyelamatan lingkungan hidup, serta penampungan delik aduan masyarakat.
Dalam keterangan resminya, pembina LSM DHN menyebut kolaborasi ini fokus pada empat pilar utama: *konservasi, investigasi, advokasi, edukasi, dan pengembangan agrowisata*, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
“Ini bukan sekadar seremonial. Kami satukan program agar aduan masyarakat, terutama yang menyangkut lingkungan dan sosial budaya, bisa ditindaklanjuti secara sistematis dan berdampak langsung ke lapangan,” ujar pembina LSM DHN.
*Petani Mitra dan Pemanfaatan Lahan Tidur*
Salah satu program prioritas yang diusung Bravo Mawar Hijau adalah “Petani Mitra Bravo Mawar Hijau” di Jatibogor, Jawa Tengah. Program ini menggarap lahan-lahan tidak produktif untuk diubah menjadi lahan produktif melalui pendekatan agrowisata dan konservasi.
Inisiatif yang sudah berjalan adalah pemanfaatan aliran Sungai Cacaban sebagai sumber energi untuk irigasi. Teknologi alat tanpa BBM solar telah dioperasikan untuk mengairi lahan seluas 200 hektare dari target 500 hektare.
“Alat ini tidak menggunakan solar. Kami memanfaatkan debit aliran Sungai Cacaban. Saat ini 200 hektare sudah aktif, sisanya dalam tahap perluasan,” jelas Ketum Bravo Mawar Hijau.
*Dukungan Pemerintah Pusat*
Program tersebut telah mendapat atensi dari Kementerian terkait. Wakil Menteri direncanakan akan turun langsung ke kelompok tani binaan untuk melihat progres dan melakukan peresmian alat tersebut.
Langkah ini disebut sejalan dengan program ketahanan pangan yang digalakkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap ke depan program ini berjalan lancar. Ini bentuk nyata kepedulian terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional,” tegas Ketum Bravo Mawar Hijau.
LSM DHN dan Bravo Mawar Hijau juga membuka posko penampungan aduan masyarakat untuk isu sosial, budaya, lingkungan hidup, dan delik aduan lainnya di Jawa Tengah. Masyarakat dapat menyalurkan informasi untuk ditindaklanjuti melalui jalur advokasi dan investigasi.
*#IndonesiaLestari*
*Narahubung Media:*
LSM Delik Hukum Nasional – Jawa Tengah
Bravo Mawar Hijau – Ketum Aktivis Lingkungan Hidup






Leave a Reply