
Breaking News:kabar pelabuhan jongor hampir kurang lebih satu tahun tidak ada respon untuk di bersihkan dan peduli terhadap sampah hasil Kebakaran Sampah Kapal di Pelabuhan Jongor Tegal, Respons Pemkot Dinilai Kurang Tajam dan peduli
Tegal – Sampah bekas kapal yang terbakar di sekitar Pelabuhan Jongor, tepatnya sebelah pom bensin, telah menjadi masalah lingkungan yang belum tuntas selama kurang lebih satu tahun. Masyarakat menilai respons Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dinilai **kurang tajam dan tidak peka** terhadap persoalan ini, padahal dampaknya mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga.
Permasalahan yang Berlarut-larut
Lokasi tersebut dipenuhi tumpukan sampah sisa kapal yang sempat terbakar dan hingga kini belum dibersihkan secara maksimal. Padahal, selain merusak pemandangan, sisa pembakaran berpotensi mencemari tanah dan udara di sekitar pelabuhan.
Tuntutan Masyarakat
Warga mendesak Pemkot Tegal untuk:
1.Segera membersihkan lokasi dan menata lingkungan sekitar Pelabuhan Jongor.
2.Memberikan sanksi tegas jika ada pihak yang lalai atau sengaja membuang sampah sembarangan.
3.Membuat Peraturan Daerah (Perda) khusus yang mengatur pengelolaan sampah, terutama di kawasan pelabuhan, agar kejadian serupa tidak terulang.
4.Melibatkan masyarakat dalam program penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Gerakan “Indonesia Hijau Lestari
Masyarakat mendorong adanya aksi nyata dari pemerintah dan partisipasi aktif warga untuk mewujudkan Tegal yang bersih dan hijau Gerakan peduli lingkungan harus digencarkan demi kelestarian alam dan kualitas hidup yang lebih baik.
*Harapan ke Depan*
Pemkot Tegal diharapkan segera mengambil langkah konkret, tidak hanya sekadar janji, tetapi dengan aksi nyata dan regulasi yang kuat Jika perlu, kolaborasi dengan komunitas peduli lingkungan dan dunia usaha dapat menjadi solusi. Bravo mawar hijau
**#TegalBersih #PelabuhanJongor #PeduliLingkungan #IndonesiaHijauLestari**
🌱